Ilustrasi rekayasa arus lalu lintas (JIBI/Harian Jogja/Dok.) Ilustrasi rekayasa arus lalu lintas (JIBI/Harian Jogja/Dok.)
Kamis, 29 Desember 2016 10:55 WIB Yudho Priambodo/JIBI/Harian Jogja Sleman Share :

NATAL & TAHUN BARU
Rekayasa, Jalur Alternatif & Tim Pengurai Kemacetan Disiapkan

Natal & Tahun Baru di Sleman mulai diatur

Solopos.com, SLEMAN – Menjelang Tahun Baru 2017 sejumlah jalan utama di Sleman diprediksi akan dipadati ribuan kendaraan. Selain sebagai tujuan wisata, Sleman juga merupakan gerbang masuk kendaraan yang akan masuk ataupun keluar kota Yogyakarta.

Untuk mengantisipasi terjadinya kemacetan di titik-titik jalan utama, Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Sleman bekerja sama dengan Polres Sleman akan menyiapkan beberapa jalur alternatif dan menyiapkan tim pengurai kemacetan.

“Ada tiga jalan pintu utama masuk wilayah Sleman yang dapat dilalui. Dari arah barat pengendara bisa melalui Jalan Wates Gamping. Dari arah timur melalui Jalan Jogja–Solo Prambanan sementara dari  utara melewati Jalan Magelang Tempel,” kata Kepala Bidang (Kabid) Lalu Lintas Dishubkominfo Sleman Sulton Fatoni, Rabu (28/12/2016).

Dikatakannya masyarakat dapat memanfaatkan jalur tersebut saat terjadi kemacetan pada jalur utama. Dari arah Magelang masuk ke Sleman bisa melalui simpang empat Tempel, Balangan, Moyudan, hingga keluar di Jalan Wates. Atau bisa juga melalui simpang empat Tempel, Turi, Pakem, Cangkringan, sampai di Jalan Solo.

Sementara pengendara dari Solo yang masuk Yogyakarta bisa melintasi Jalan Cangkringan, Pakem, Turi, dan keluar di Tempel atau bisa juga melalui jalan Prambanan menuju ke Jalan Piyungan dan Jalan Wonosari.

“Di lokasi tersebut sudah terdapat papan petunjuk, untuk kpndisi jalan juga layak untuj dilalui,”katanya.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Sleman AKP Ahmad Hidayat mengatakan pihaknya telah menyiapkan tim pengurai kemacetan. Tim pengurai kemacetan itu dibekali dengan kendaraan roda dua.

“Team urai siap dan standby di pos Jombor,” katanya.

Sebanyak 15 personil polisi lalu lintas akan bergerak menuju lokasi-lokasi yang macet. Pihaknya berharap dengan adanya tim pengurai tersebut akan memperlancar arus lalu libtas selama Tahun Baru 2017.

Ahmad juga menjelaskan untuk titik kepadatan lalu lintas terparah di wilayah Sleman terdapat di perempatan Condongcatur, perempatan Kentungan, jalur ke arah Bandara, dan simpang fly over Jombor. Sedangkan titik rawan kecelakaan meliputi Jalan Yogya-Magelang, jalan Wates-Gamping, sepanjang Ringroad Utara, dan Jalan Jogja-Solo.

LOWONGAN PEKERJAAN
PT.MICROVISION INDONESIA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…