Petugas BPJS melayani tenaga kerja. (JIBI/Bisnis/Dok.) Petugas BPJS melayani tenaga kerja. (JIBI/Bisnis/Dok)
Kamis, 29 Desember 2016 00:40 WIB Abdul Hamid Razak/JIBI/Harian Jogja Sleman Share :

JAMINAN SOSIAL SLEMAN
BPJS Ketenagakerjaan Terjunkan Perisai Ke Pasar

 

Selain ke pasar-pasar, Perisai juga diterjunkan ke wilayah terpencil lengkap layanan mobile.

Solopos.com, SLEMAN– Untuk meningkatkan kepesertaan program jaminan sosial, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan menerjunkan Penggerak Jaminan Sosial Indonesia (Perisai) ke lokasi-lokasi strategis. Selain ke pasar-pasar, Perisai juga diterjunkan ke wilayah terpencil lengkap layanan mobile.

Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Jogja Moch. Triyono menjelaskan, agen Perisai merupakan individu yang direkrut dan dibekali dengan pelatihan terkait jaminan sosial ketenagakerjaan. Mereka juga telah mengantongi sertifikasi untuk menjalankan profesi sebagai agen Perisai. “Selain memiliki fungsi akuisisi, edukasi dan sosialiasi, kader Perisai juga dapat melakukan konsultasi jaminan sosial khususnya ketenagakerjaan,” kata Tri di sela-sela sosialisasi program jaminan sosial di Pasar Sleman, Rabu (28/12/2016).

Menurutnya, dengan iuran Rp16.800 per bulan, peserta mendapatkan perlindungan sosial ketenagakerjaan dengan dua program dasar, meliputi jaminan kecelakaan kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM). Jika peserta mengalami musibah kecelakaan kerja, katanya, seluruh biaya pengobatan akan ditanggung sampai sembuh total. Sebaliknya, bila peserta program meninggal dunia maka ahli warisnya akan diberikan santunan Rp24 juta.

“Di DIY kami memiliki kader Perisai di Tempel Sleman dan Tamanan Bantul. Ini merupakan komitmen kami untuk memperluas cakupan kepesertaan. Pasar, desa dan daerah terpencil banyak sektor informal yang perlu jaminan sosial,” ucapnya.

Kepala Bidang Pemasaran Bukan Penerima Upah (BPU) BPJS Ketenagakerjaan Jogja Uus Supriyadi mengatakan, sosialisasi tersebut bertujuan untuk memberikan perlindungan seluas-luasya kepada masyarakat dan pekerja. Sosialisasi yang dilakukan oleh kader Perisai juga dilengkapi dengan Pelayanan Operasional Keliling (Posling). Selain masyarakat bisa mendaftar langsung, Posling juga bisa dimanfaatkan untuk membayar iuran dan transaksi lainnya.

lowongan kerja, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply



2

Kolom

GAGASAN
Melawan Hoax Marketing

Gagasan Solopos, Jumat (3/2/2017), Ginanjar Rahmawan, dosen Bisnis dan Kewirausahaan STIE Surakarta yang juga mahasiswa S3 Community Development for SME’s UNS Solo. Beralamat email di rahmawan@stiesurakarta.ac.id. Solopos.com, SOLO — Minggu lalu, 8 Januari 2017, masyarakat anti hoax mendeklarasikan gerakan melawan…