Perajin batik Sleman menunjukkan batik motif khas Parijotho (JIBI/Harian Jogja/Bernadheta Dian Saraswati) Perajin batik Sleman menunjukkan batik motif khas Parijotho (JIBI/Harian Jogja/Bernadheta Dian Saraswati)
Rabu, 28 Desember 2016 16:55 WIB Abdul Hamid Razak/JIBI/Harian Jogja Sleman Share :

UMKM SLEMAN
Sleman-mall.com Diluncurkan, Tempat Belanja Kerajinan Lokal

UMKM Sleman digenjot penjualannya melalui penjualan online

Solopos.com, SLEMAN– Pemasaran produk kerajinan usaha kecil menengah (UKM) akan terus digalakkan. Selain melalui wadah e-commerce sleman-mall.com, hasil produk kerajinan lokal akan mengerahkan sekitar 500 reseller.

Ketua Tim Pengelola sleman-mall.com Endah Wening menjelaskan, mulai Januari 2017, promosi produk kerajinan UKM Sleman akan melibatkan reseller. Hal itu dilakukan untuk memperluas distribusi dan meningkatkan jumlah penjualan produk UKM.

Dia menjelaskan, selain menggenjot tingkat penjualan, tim pengelola e-commerce tersebut akan memperbanyak jenis produk yang ditawarkan dalam sleman-mall.com.

“Saat ini ada sekitar 50 jenis produk lokal yang terdaftar di sleman-mall.com. Kami berharap ke depan bisa bertambah lagi dengan menggandeng para perajin di Sleman,” kata Endah yang juga Sekretaris Koperasi Serba Usaha Ikatan Pengrajin Sleman (KSU IKAPIM) itu saat melaunching e-commerce sleman-mall.com di J-Walk, Selasa (27/12/2016).

Dia menjelaskan, proses pendaftaran produk UKM ke website sleman-mall cukup mudah. Para perajin atau pemilik UKM cukup mendaftar di Kantor Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindakop) Sleman.

Hanya saja, katanya, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi para pendaftar. Di antaranya, standar produk yang diatwarkan harus sesuai standar dan persediaan produk cukup. “Kami ingin produk yang ditawarkan dalam sleman-mall merupakan produk yang ready stock. Jadi ketika ada pesanan, produknya ada,” kata Endah.

Kepala Disperindakop Sleman, Pustopo mengatakan, sleman-mall.com dibentuk berkat kerja sama atara Pemkab dengan Bank BNI 46. E-comerce tersebut saat ini dikelola oleh para perajin di Sleman dengan tujuan sebagai sarana promosi digital UKM.

“Yang ditawarkan bisa produk barang ataupun jasa. Selain sebagai ajang promosi, sleman-mall juga ditujukan sebagai ajang edukasi dan pelatihan bagi pegiat UKM,” katanya.

Dengan e-commerce ini, dia berharap, para perajin mampu merancang ide kreatifitas, meningkatkan kualitas produk, dengan tampilan promosi digital. Hal tersebut dinilai penting agar jangkauan pemasaran produk kerajinan bertambah luas. Tidak hanya di pasar lokal, tetapi juga bisa ditawarkan ke pasar mancanegara. Untuk mengoptimalkan keberadaan sleman-mall, pihaknya juga membangun Pojok Sleman di beberapa mall.

“Pojok Sleman Mall tersebut difungsikan sebagai studio UKM, lengkap dengan berbagai fasilitas untuk pengembangan bisnis. Dengan fasilitas  ini kami berharap UKM mau tidak mau harus siap bersaing di pasar global,” ujarnya.

lowongan kerja
lowongan kerja Toko Cat Warna Abadi (WAWAWA), informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

rabu 31 mei

Kolom

GAGASAN
Kasus Klaten Mengingat Pejabat Pengingkar Amanat

Gagasan Solopos ini telah terbit di HU Solopos Edisi Rabu (4/1/2017). Buah gagasan Muhammad Milkhan, pengurus cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Klaten yang beralamat email di milkopolo@rocketmail.com. Solopos.com, SOLO — Predikat laknat memang pantas disematkan kepada para pejabat yang mengingkari amanat. Para pejabat…