Tim Saber Pungli Gunungkidul yang dilantik oleh Bupati Gunungkidul Badingah di Ruang Rapat I Sekda. Selasa (27/12/2016) (David Kurniawan/JIBI/Harian Jogja) Tim Saber Pungli Gunungkidul yang dilantik oleh Bupati Gunungkidul Badingah di Ruang Rapat I Sekda. Selasa (27/12/2016) (David Kurniawan/JIBI/Harian Jogja)
Rabu, 28 Desember 2016 11:20 WIB David Kurniawan/JIBI/Harian Jogja Gunung Kidul Share :

PUNGLI GUNUNGKIDUL
Pelaporan Harus Disertai Bukti

Pungli Gunungkidul, tim baru saja dibentuk

Solopos.com, GUNUNGKIDUL – Tim Sapu Bersih (Saber) Pungutan Liar (Pungli) di Gunungkidul akhirnya dibentuk oleh Bupati Badingah di Ruang Rapat I,  Sekretariat Daerah Gunungkidul, Selasa (27/12/2016). Harapannya masyarakat diminta untuk berperan aktif keberadaan pungli sehingga peran dari tim saber dapat lebih maksimal.

Ketua Tim Saber Pungli Gunungkidul Komisaris Polisi Verena Sri Wahyuningsih menegaskan masyarakat yang memberuikan laporan tidak dapat dibuat secara asal dan harus dilengkapi dengan bukti-bukti yang akurat.

“Laporan yang masuk itu pasti akan kami pelajari karena dijadikan dasar untuk mengambil tindakan. Jadi sebisa mungkin informasi yang diberikan harus benar-benar akurat,” tutur Wakil Kepala Polres Gunungkidul ini, Selasa (27/12/2016)

Sementara itu, Bupati Gunungkidul Badingah mengakui jika di lingkup pemkab masih berperpotensi terjadinya praktik pungli. Adapun potensi ini menyasar ke satuan kerja yang memberikan pelayanan ke masyarakat semisal Kantor Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu (KPMPT), Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) hingga Dinas Kebudayaan dan Pariwisata.

Oleh karenanya, ia berjanji akan melakukan pengawasan secara intensif, baik itu dilakukan oleh internal pemkab maupun tim dari saber pungli.

“Harus diawasi dengan benar karena pelayanan yang berhubungan langsung dengan masyarakat juga sangat rawan adanya praktik itu,” katanya.

Dia mengungkapkan, pembentukan tim saber pungli merupakan bentuk komitmen dari pemerintah untuk melakukan reformasi birokrasi, khususnya penyelenggaraan pemerintahan yang bersih, bebas dari pungli. “Tim saber ini beranggotakan 30 orang yang berasal dari lintas sektor mulai dari pemkab, kepolisian, kejaksaan hingga anggota kodim,” paparnya.

lowongan kerja
lowongan kerja PT.Educatio Imagi Kreasi, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply


2

Kolom

GAGASAN
Melawan Hoax Marketing

Gagasan Solopos, Jumat (3/2/2017), Ginanjar Rahmawan, dosen Bisnis dan Kewirausahaan STIE Surakarta yang juga mahasiswa S3 Community Development for SME’s UNS Solo. Beralamat email di rahmawan@stiesurakarta.ac.id. Solopos.com, SOLO — Minggu lalu, 8 Januari 2017, masyarakat anti hoax mendeklarasikan gerakan melawan…