Sejumlah lampu PJU di jalur jalan Solo-Jogja, tepatnya di kawasan Delanggu padam. Akibatnya, kondisi jalan menjadi gelap gulita dan rawan kecelakaan. Foto diambil belum lama ini. (Shoqib Angriawan/JIBI/Solopos) Sejumlah lampu PJU di jalur jalan Solo-Jogja, tepatnya di kawasan Delanggu padam. Akibatnya, kondisi jalan menjadi gelap gulita dan rawan kecelakaan. Foto diambil belum lama ini. (Shoqib Angriawan/JIBI/Solopos)
Rabu, 28 Desember 2016 05:00 WIB Ponco Suseno/JIBI/Solopos Klaten Share :

LIBUR AKHIR TAHUN
Kendaraan Naik 16%, Jalur Solo-Jogja Padat

Libur akhir tahun membuat jalur Solo-Jogja mengalami kenaikan.

Solopos.com, KLATEN – Volume kendaraan yang melintas di Jl. Solo-Jogja saat mengalami peningkatan signifikan dalam beberapa hari terakhir. Hal itu terkait dengan berlangsungnya libur panjang, Natal 2016 dan tahun baru 2017.

Hal itu diungkapkan Kepala Bidang (Kabid) Angkutan Dinas Perhubungan (Dishub) Klaten, Joko Suwanto, saat ditemui wartawan di kantornya, Selasa (27/12/2016). Peningkatan volume kendaraan tersebut sudah berlangsung mulai akhir pekan lalu. Diprediksi, peningkatan volume kendaraan akan tetap berlangsung saat memasuki pergantian tahun dari 2016 ke 2017.

“Volume kendaraan yang masuk ke Jl. Solo-Jogja mulai akhir pekan lalu hingga hari ini [kemarin] mencapai 95.725 unit kendaraan atau naik sekitar 16 persen dibandingkan dalam waktu yang sama di luar Natal dan tahun baru. Diperkirakan, angka ini akan terus naik mengingat masih ada libur panjang hingga pergantian tahun,” kata Joko Suwanto.

Joko Suwanto mengatakan sebagian besar kendaraan yang masuk ke Solo-Jogja didominasi kendaraan roda dua. Dishub Klaten memantau volume kendaraan dengan menyiagakan 100-an petugas di beberapa pos pengamanan (pospam). Masing-masing pospam itu, seperti Delanggu, Penggung, Jonggrangan, Buntalan, Prambanan.

“Persentase roda dua dengan roda empat saat ini berkisar 60 persen banding 40 persen. Seratusan petugas yang di lapangan kami siagakan hingga awal tahun nanti,” katanya.

Terpisah, Kaurbinops Satlantas Polres Klaten, Iptu Rizky Widyo Pratomo, mewakili Kasatlantas Polres Klaten, AKP Adhityawarman Gautama Putra, mengatakan kondisi arus lalu lintas di Kabupaten Bersinar masih tergolong lancar. Beberapa lokasi yang rawan kemacetan di Klaten Bersinar, seperti di Bendogantungan, Delangu, Karangwuni, dan di kawasan PT Sarihusada Kemudo.

“Adanya pelarangan truk galian C melintas di Jl. Solo-Jogja oleh Dishub Klaten juga memperlancar arus lalu lintas. Kami menyiagakan petugas di setiap pospam [alun-alun, Prambanan, dan Delanggu]. Selebihnya, anggota juga mobile untuk memantau arus lalu lintas di lokasi rawan macet,” kata Iptu Rizky yang juga mewakili Kapolres Klaten, AKBP M. Darwis.

Iptu Rizky mengatakan tren kepadatan arus lalu lintas di pagi hari biasanya beradai di jalur Solo ke Jogja. Sedangkan sore hari dan malam hari, kecendurungan kepadatan arus berada di jalur Jogja menuju Solo.

“Kami mengimbau setiap pengguna jalan agar bersabar dan tetap menaati peraturan lalu lintas di jalan,” katanya.

 

 

Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…