Gabon Iyiaka (Nigerianbulletin.com) Gabon Iyiaka (Nigerianbulletin.com)
Rabu, 28 Desember 2016 23:10 WIB Internasional Share :

KISAH TRAGIS
Ketahuan Kubur Azimat di Rumah Warga, Dukun Ini Diamuk Massa

Kisah tragis tentang seorang dukun yang diamuk massa lantaran tertangkap basah saat mengubur azimat.

Solopos.com, EHIME MBANO – Gabon Iyiaka, seorang pria asal Ehime Mbano, Nigeria diamuk massa lantaran tertangkap basah mengubur azimat di depan rumah seorang warga. Pria yang berprofesi sebagai dukun itu diduga memiliki niat jahat kepada seorang warga yang disebut sebagai musuhnya.

Dikabarkan Ibitimes, Selasa (27/11/2016), beberapa warga yang saat itu tengah ronda merasa curiga melihat gerak-gerik aneh yang diperlihatkan oleh Iyiaka. Karena penasaran, mereka memutuskan untuk melihat apa yang dilakukan oleh Iyiaka. Kecurigaan mereka benar adanya. Iyiaka didapati tengah menggali tanah di depan rumah Marley untuk menguburkan azimat.

Tindakan Iyiaka itu memicu kemarahan warga. Bukannya diserahkan kepada polisi, mereka justru mengaraknya keliling desa dalam keadaan tanpa busana. Mereka kemudian membawanya ke tanah lapang dan mengikatnya di sana. Warga yang mengamuk lantas bertanya kepadanya terkait alasan perbuatan keji yang dilakukannya itu.

Menurut Iwunze, salah seorang warga desa, saat itu Iyiaka mengaku melakukan tindakan tersebut lantaran mendapat bisikan gaib. Namun, menurutnya alasan Iyiaka itu tidak masuk akal. Ia juga mengatakan jika selama ini Iyiaka dikenal sebagai dukun jahat.

“Sejak saya kecil, orang ini [Iyiaka] memang dikenal sebagai sosok dukun jahat. Perbuatan keji yang dilakukannya membuat ia tak pantas untuk dikasihani,” tutur Iwunze.

Menurut Iwunze, kejadian itu membuat warga curiga jika Iyiaka adalah orang yang bertanggung jawab atas nasib buruk yang dialami Marley. Pasalnya, selama ini Marley dikenal sebagai salah satu orang terhormat yang disegani oleh masyarakat. Namun, dalam kurun waktu dua tahun terakhir, kehidupan Marley berubah drastis.

“Marley adalah sosok dermawan yang sangat disegani. Tapi, selama dua tahun belakangan kehidupan keluarganya berubah drastis. Ia yang awalnya hidup serba mewah, kini mengalami kesulitan. Bahkan, untuk makan pun ia mengalami kesulitan biaya,” lanjut Iwunze.

Iwunze menceritakan kejadian itu bukan kali pertama dilakukan Iyiaka. Beberapa waktu lalu, warga melihat ada azimat yang dikubur di beberapa lahan pertanian mereka. Saat itu, mereka mencurigai jika perbuatan tersebut dilakukan oleh Iyiaka. Mereka merasa lahan tersebut menjadi kurang subur. Kendati demikian, warga baru berani menangkapnya saat melihat secara langsung tindakan keji yang dilakukan oleh Iyiaka. (Chelin Indra Sushmita/JIBI/Solopos.com)

 

 

lowongan kerja
lowongan kerja PT SEJATI CIPTA MEBEL, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

senin 5 juni

Kolom

GAGASAN
Bung Karno dan Kebudayaan Nasional

Gagasan ini karya Hendra Kurniawan, dosen Pendidikan Sejarah di Universitas Sanata Dharma Yogyakarta. Esai ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (6/6/2017). Alamat e-mail penulis adalah hendrayang7@gmail.com Solopos.com, SOLO — Esai Albertus Rusputranto P.A. bertajuk Bung Karno, Lenso, Cha Cha di Harian…