Solopos Hari Ini Selasa (27/12/2016) Solopos Hari Ini Selasa (27/12/2016)
Selasa, 27 Desember 2016 09:05 WIB Haryo Prabancono/JIBI/Solopos.com Peristiwa Share :

SOLOPOS HARI INI
Warga Peduli, Gerak Teroris Kian Sulit

Solopos hari ini mengabarkan gerakan teroris semakin sulit karena masyarakat pro aktif membantu Polri.

Solopos.com, SOLO — Kepedulian warga menjadi kunci utama untuk mempersempit ruang gerak teroris. Peran aktif masyarakat bisa membantu Polri menangani kasus terorisme.

”Kami menyampaikan apresiasi kepada warga yang mau peduli terhadap lingkungannya,” ujar Kepala Bagian (Kabag) Penerangan Umum (Penum) Polri Brigjen Pol. Rikwanto dalam konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta, Senin (26/12/2016).

Empat terduga teroris—dua orang ditembak mati dan dua ditangkap—di Waduk Jatiluhur, Purwakarta, Jawa Barat sempat mengontrak rumah di daerah Bandung, Jawa Barat. Mereka meninggalkan Bandung karena khawatir setelah warga curiga dengan gerak-gerik mereka.

Kepedulian warga membuat gerak teroris terbatas menjadi headline Harian Umum Solopos hari ini, Selasa (27/12/2016). Harian Umum Solopos hari ini juga mengabarkan rel kereta bandara dibangun Januari 2017, diresmikan, Sky Bridge belum rampung, dan jadwal KA molor, jaga malam merinding.

Simak cuplikan kabar Harian Umum Solopos hari ini, Selasa:

PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR : Rel Kereta Bandara Dibangun Januari 2017

Pembangunan kereta bandara Solo-Jogja diprediksi membutuhkan dana sekitar Rp900 miliar untuk pembangunan rel dan pengadaan kereta. Detail engineering design (DED) selesai akhir tahun ini dan siap dieksekusi Januari 2017.

Kepala Badan Litbang Perhubungan Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Agus Santoso, menyampaikan DED disusun PT KAI dengan beberapa opsi mengenai jalur belok dari trase tol ke bandara. Stasiun di bandara tetap berada di lantai II Bandara Adi Soemarmo Solo dengan mempertimbangkan efisiensi dan mengurangi pembebasan lahan.

Simak selengkapnya: epaper.solopos.com/

INTEGRASI ANTARMODA : Diresmikan, Sky Bridge Belum Rampung

Jembatan layang (sky bridge) penghubung Terminal Tirtonadi-Stasiun Solo Balapan akan diresmikan Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi, Selasa (27/12/2016) ini. Pengerjaan proyek pembangunan fasilitas integrasi antarmoda tersebut belum sepenuhnya rampung.

Proyek sky bridge dari Terminal Tirtonadi hingga perbatasan Stasiun Solo Balapan sepanjang 437,9 meter dan lebar tiga meter serta tinggi lima meter ditangani Pemerintah Kota (Pemkot) Solo. Pembangunan yang didanai APBN dan APBD Kota Solo itu telah rampung akhir November lalu.

Simak selengkapnya: epaper.solopos.com/

PENJAGA PERLINTASAN KERETA : Jadwal KA Molor, Jaga Malam Merinding

Setahun dua kali sejumlah tenaga outsourcing ditugaskan menjaga perlintasan kereta api (KA) tanpa palang. Menunggu. Itulah tugas yang harus dilakoni Suryanto, 55; Buyung, 27, dan Hartono, 47. Tiga orang itu selalu menunggu melintasnya KA di perlintasan tanpa palang di sepanjang rel di Desa Purbayan, Baki, Sukoharjo dan Desa Bolali, Wonosari, Klaten.

”Sejak Sabtu mejelang Natal, saya mulai bertugas menjaga lintasan tanpa pintu ini di sini. Saya tugas dari pukul 06.00 WIB sampai pukul 14.00 WIB. Setelah itu giliran teman saya sampai pukul 22.00 WIB,” ujar Suryanto, warga Kadipiro, Solo,  saat menjaga perlintasan tanpa palang di Purbayan, Baki, Sukoharjo, Senin (26/12/2016).

Dia adalah karyawan outsourcing salah satu perusahaan mitra PT Kereta Api Indonesia (KAI) yang ditugasi menjaga perlintasan KA tanpa palang selama liburan Natal dan Tahun Baru. Untuk berlindung dari guyuran air hujan dan sengatan sinar matahari, dia dan dua temannya mendirikan tenda dari terpal pinjaman PT KAI berukuran dua meter x dua meter dengan disangga lima tiang bambu.

Dari tempat itu dia mengatur arus lalu lintas warga yang cukup ramai melintas di perlintasan tanpa palang pintu ini. ”Sekarang ini jam KA yang melintas sering kali tidak cocok karena banyak yang mundur dari jadwal. Mungkin karena terlalu banyaknya jadwal padat KA. Hal ini menuntut saya lebih waspada agar tak terjadi kecelakaan,” ujar dia.

Simak selengkapnya: epaper.solopos.com/

Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…