garis polisi Ilustrasi garis polisi (Sunaryo Haryo Bayu/JIBI/SOLOPOS)
Selasa, 27 Desember 2016 15:13 WIB Juli Etha Manalu/JIBI/Bisnis Peristiwa Share :

PERAMPOKAN PULOMAS
6 Korban Tewas Diduga karena Kehabisan Oksigen

Perampokan di Pulomas, Pulogadung, Jakarta Timur, menyebabkan 6 korban tewas. Diduga, mereka kehabisan oksigen.

Solopos.com, JAKARTA — Enam dari sebelas orang yang menjadi korban perampokan di sebuah rumah di Jl. Pulomas Utara No. 7A, Kayu Putih Pulogadung, Jakarta Timur, meninggal diduga akibat kehabisan oksigen.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol R.P. Argo Yuwono membenarkan terjadinya hal mengenaskan ini. Menurutnya, dalam aksi perampokan, 11 orang korban yang saat itu berada di dalam rumah dipaksa berjejal di dalam kamar mandi berukuran 1,5 x 1,5 meter persegi. Akibat tindakan pelaku tersebut, 6 dari 11 korban tersebut meninggal dunia.

Sementara itu, sebelas orang lainnya harus menjalani perawatan di rumah sakit. “Posisi terkunci dari luar dan para korban meninggal diduga akibat kehabisan oksigen,” katanya, Selasa (27/12/2016).

Adapun korban meninggal adalah Dodi Triono, 59; Diona Arika Andra Putri, 16; Dianita Gemma Dzalfayla, 9; Amel, Yanto, dan Tasrok, 40.
Sementara itu, lima korban yang saat ini menjalani perawatan antara lain Emi, 41; Zanette Kslila Azaria, 13; Santi, 22; Fitriani, 23; dan Windy, 23.

Hingga saat ini polisi masih terus melakukan pengusutan atas kasus ini.

lowongan kerja
lowongan kerja guru, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

rabu 31 mei

Kolom

GAGASAN
Ramadan di Bumi Pancasila

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (7/6/2017). Esai ini karya M. Zainal Anwar, dosen di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah zainalanwar@gmail.com Solopos.com, SOLO–Di bawah ideologi Pancasila, menjalani puasa Ramadan di Indonesia menyajikan kemewahan luar…