Ratusan orang dari berbagai daerah di Madiun Raya mengikuti silaturahmi bersama Kapolda Jatim di Pondok Gontor, Ponorogo, Selasa (27/12/2016). (Abdul Jalil/JIBI/Madiunpos.com) Ratusan orang dari berbagai daerah di Madiun Raya mengikuti silaturahmi bersama Kapolda Jatim di Pondok Gontor, Ponorogo, Selasa (27/12/2016). (Abdul Jalil/JIBI/Madiunpos.com)
Selasa, 27 Desember 2016 15:05 WIB Abdul Jalil/JIBI/Madiunpos.com Madiun Share :

Pensiun, Kapolda Jatim Pamitan kepada Tokoh dan Pejabat di Madiun Raya

Kapolda Jatim yang hendak pensiun berpamitan kepada pejabat dan tokoh di Madiun Raya.

Solopos.com, PONOROGO — Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol. Anton Setiadji, melakukan kunjungan kerja ke Pondok Modern Darussalam Gontor Ponorogo, Selasa (27/12/2016) siang. Dalam kunjungan itu, Kapolda Jatim berpamitan karena pada Januari 2017 akan pensiun dari Polri.

Pantauan Madiunpos.com di Pondok Gontor, ratusan orang mulai dari kepala desa, tokoh masyarakat, bupati/wali kota se-Madiun Raya, aparat Polres se-Madiun Raya, hingga anggota TNI menghadiri acara tersebut.

Anton menuturkan pada 4 Januari 2017, ia sudah tidak menjabat sebagai Kapolda Jatim karena sudah pensiun. Untuk itu, dirinya berterima kasih atas kerja sama semua pihak yang ikut menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Jawa Timur selama ia menjabat sebagai Kapolda.

“Saya pamit undur diri karena tugas saya sebagai Kapolda Jatim sudah berakhir mulai Januari 2017,” kata dia saat memberi sambutan di acara kunjungan kerja di Pondok Gontor, Selasa.

Dia mengaku sudah satu tahun lebih bertugas di wilayah Jawa Timur. Selama bertugas, dia mengklaim suasana keamanan dan ketertiban masyarakat di Jatim lebih kondusif.

“Sebelum bertugas sebagai Kapolda Jatim, saya pernah menjabat sebagai Kapolres Ngawi dan Kapolres Banyuwangi. Jadi saya sudah merasakan bertugas di wilayah Mataraman dan tapal kuda,” terang Anton.

lowongan kerja
lowongan kerja PT. Tirtakencana tatawarna, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

rabu 31 mei

Kolom

GAGASAN
Ramadan di Bumi Pancasila

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (7/6/2017). Esai ini karya M. Zainal Anwar, dosen di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah zainalanwar@gmail.com Solopos.com, SOLO–Di bawah ideologi Pancasila, menjalani puasa Ramadan di Indonesia menyajikan kemewahan luar…