Ilustrasi pencuri (Youtube.com) Ilustrasi pencuri (Youtube.com)
Selasa, 27 Desember 2016 23:50 WIB Imam Yuda Saputra/JIBI/Semarangpos.com Semarang Share :

PENCURIAN SEMARANG
Duh, Ditinggal Makan Siang, Rumah Polisi Ini Disantroni Maling

Pencurian terjadi rumah seorang polisi di asrama Polisi Kalisari, Semarang, saat siang bolong.

Solopos.com, SEMARANG — Sebuah rumah di asrama Polisi Kalisari, Semarang yang ditempati Bina Cakra Wibowo, 26, anggota Polri asal Purworejo, disantroni pencuri saat siang bolong. Aksi pencurian di rumah yang terletak di Asrama Polisi Kalisari Flat Blok B/04 itu terjadi pada Selasa (27/12/2016) sekitar pukul 12.30 WIB, saat korban tengah makan siang.

Akibat kejadian itu, sejumlah barang berharga milik korban, seperti gelang emas dengan berat 4 gram, sepasang anting-anting 2 gram, dua jam tangan, satu unit laptop, dan satu unit notebook raib. Menyusul kejadian ini, polisi yang bertugas di Polda Jateng itu pun melapor ke Polrestabes Semarang.

Dalam keterangannya, Bina menyebutkan saat kejadian itu dirinya tengah keluar rumah untuk makan siang. Saat ditinggal pergi, rumahnya dalam kondisi terkunci, namun kuncinya ditinggal di sela-sela jendela.

“Saya sudah kunci rumah dan saya tinggal untuk makan tak jauh dari rumah,” kata Bina saat melapor di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Semarang, Selasa siang.

Sepulang makan siang, Bina mendapati pintu rumahnya dalam keadaan terbuka. Oleh karena penasaran, ia pun memeriksa sejumlah ruangan di rumahnya.

Betapa terkejutnya Bina saat mengetahui lemari di kamarnya sudah dalam kondisi terbuka. Barang-barang yang ada di dalam kamar pun sudah ludes digondol pencuri.

Mendapat laporan dari sesama polisi itu, petugas Inafis dan unit K-9 Polrestabes Semarang langsung melakukan olah tempat kejadian perkara. Kepala Unit (Kanit) SPKT Polrestabes Semarang, Kompol Tumiran, mengatakan saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait tindak pencurian di salah satu rumah yang terletak di Asrama Polisi, Kalisari, Semarang itu.

“Laporan dari korban sudah kami terima. Korban masih dalam pemeriksaan untuk penyelidikan,” terang Tumiran kepada wartawan di Mapolrestabes Semarang.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

lowongan kerja, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply


2

Kolom

GAGASAN
Melawan Hoax Marketing

Gagasan Solopos, Jumat (3/2/2017), Ginanjar Rahmawan, dosen Bisnis dan Kewirausahaan STIE Surakarta yang juga mahasiswa S3 Community Development for SME’s UNS Solo. Beralamat email di rahmawan@stiesurakarta.ac.id. Solopos.com, SOLO — Minggu lalu, 8 Januari 2017, masyarakat anti hoax mendeklarasikan gerakan melawan…