Saat-saat gelombang tinggi menghantam Pantai Baron, Kemadang, Tanjungsari Gunungkidul, Senin (11/8/2014). (Kusnul Isti Qomah/JIBI/Harian Jogja) Saat-saat gelombang tinggi menghantam Pantai Baron, Kemadang, Tanjungsari Gunungkidul, Senin (11/8/2014). (Kusnul Isti Qomah/JIBI/Harian Jogja)
Selasa, 27 Desember 2016 02:40 WIB Bhekti Suryani/JIBI/Harian Jogja Gunung Kidul Share :

PANTAI SELATAN DIY
Gelombang Laut Pantai Selatan Memburuk

Gelombang laut pantai selatan Gunungkidul memburuk beberapa hari terakhir.

Solopos.com, WONOSARI- Gelombang laut pantai selatan Gunungkidul memburuk beberapa hari terakhir. Ketinggian gelombang mencapai hingga tiga meter.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gunungkidul Budhi Harjo menyatakan, buruknya gelombang pantai selatan diinformasikan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BKMG) DIY. “Bahwa terjadi gelombang tinggi mencapai dua hingga tiga meter,” kata Budhi Harjo, Senin (26/12/2016).

Tingginya gelombang laut berbahaya bagi wisatawan dan nelayan. Apalagi saat ini bertepatan dengan musim libur sekolah, sehingga terjadi peningkatan jumlah wisatawan yang berwisata di berbagai pantai di Gunungkidul. “Wisatawan harus berhari-hati saat mandi atau berenang di pantai,” ujarnya lagi. Selain itu, Budhi Harjo tidak menyarankan kepada nelayan untuk berlayar di saat kondisi gelombang tinggi seperti sekarang untuk mencegah kecelakaan laut.

Koordinator Search and Rescue (SAR) Wilayah I Gunungkidul Sunu Handoko mengatakan, ketinggian gelombang laut diperparah dengan adanya angin kencang. “Angin kencang bertiup dari arah selatan dan menyebabkan ombak semakin meninggi,” imbuh Sunu Handoko.

Menurut Sunu Handoko, ketinggian gelombang serta kencangnya angin dari selatan sangat berbahaya bagi aktivitas melaut karena rawan terjadi kecelakaan laut. “Kami komunikasikan kepada nelayan untuk tidak melaut dulu sampai gelombang reda,” ujar dia.

Buruknya kondisi laut selatan menurut Sunu merupakan siklus tahunan. Kondisi seperti ini diprediksi akan terjadi hingga akhir tahun dan mulai mereda pada awal tahun depan. Menghadapi potensi kecelakaan laut akibat gelombang tinggi, puluhan personil SAR kini bersiaga mengamankan wisatawan dari kecelakaan laut.

Ditambah lagi kata dia, saat ini jumlah wisatawan yang mengunjungi Gunungkidul terjadi peningkatan. Ia berharap para wisatawan menjaga keselamatan mereka dengan tidak bermain-main hingga ke tengah laut. Gelombang laut pantai selatan Gunungkidul dalam beberapa hari terakhir sudah menyeret sejumlah wisatawan. Beruntung tidak sampai menimbulkan korban jiwa. Kecelakaan dia area wisata pantai yang menimbulkan korban jiwa terakhir tercatat di area sungai Pantai Baron.

lowongan kerja
lowongan kerja SMK Daarul Hidayah Sukoharjo, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply


1

Kolom

GAGASAN
Melawan Hoax Marketing

Gagasan Solopos, Jumat (3/2/2017), Ginanjar Rahmawan, dosen Bisnis dan Kewirausahaan STIE Surakarta yang juga mahasiswa S3 Community Development for SME’s UNS Solo. Beralamat email di rahmawan@stiesurakarta.ac.id. Solopos.com, SOLO — Minggu lalu, 8 Januari 2017, masyarakat anti hoax mendeklarasikan gerakan melawan…