Antrean calon penumpang membelit tiket kereta api saat libur natal & tahun baru di Stasiun Tugu, Sabtu (24/12/2016). Antrean panjang didominasi calon penumpang kereta api Prambanan Ekspres (Prameks). (Gigih M. Hanafi/JIBI/Harian Jogja) Antrean calon penumpang membelit tiket kereta api saat libur natal & tahun baru di Stasiun Tugu, Sabtu (24/12/2016). Antrean panjang didominasi calon penumpang kereta api Prambanan Ekspres (Prameks). (Gigih M. Hanafi/JIBI/Harian Jogja)
Selasa, 27 Desember 2016 08:40 WIB Kusnul Isti Qomah/JIBI/Harian Jogja Kota Jogja Share :

LIBUR NATAL JOGJA
Sebanyak 86.003 Masyarakat Manfaatkan KA

Tahun 2015, untuk periode yang sama jumlah penumpang KA sebanyak 93.260 penumpang.27

Solopos.com, JOGJA-Selama posko libur Natal dan Baru (Nataru) 2016/2017 berlangsung, sebanyak 86.003 masyarakat memilih menggunakan moda transportasi kereta api (KA) dalam rentang waktu 23-25 Desember 2016.

Manajer Humas PT KAI (Persero) Daop 6 Yogyakarta Eko Budiyanto menjelaskan, jumlah penumpang tersebut menunjukkan penurunan sekitar 8% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Tahun 2015, untuk periode yang sama jumlah penumpang KA sebanyak 93.260 penumpang. “Kami sudah mengoperasikan kereta api tambahan. Ada enam KA tambahan,” ujar dia, Senin (26/12/2016).

Eko menjelaskan, junlah penumpang tersebut berasal dari penumpang kereta api eksekutif, kereta api bisnis, kereta api ekonomi, dan kereta api lokal. Jumlah penumpang total (24-25/12) untuk kereta api eksekutif sebanya 12.480 penumpang atau turun 12% dari tahun lalu sejumlah 14.127 penumpang.

Sementara itu, jumlah penumpang kereta api bisnis mengalami penurunan 15% dari 9.696 pada 2015 menjadi 8.251 penumpang pada 2016. Sebaliknya, jumlah penumpang kereta api ekonomi meningkat 9% dari 27.527 pada 2015 menjadi 29.931 penumpang pada 2016.

“Jumlah kereta api lokal turun 16 persen dari 41.910 pada 2015 menjadi 35.341 penumpang pada 2016,” tutur dia.

LOWONGAN PEKERJAAN
SUMBER BARU LAND, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Elite Oligarki dalam Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (6/12/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Dari manakah asal elite politik Indonesia pascareformasi ini? Sejak awal masa reformasi elite…