Ludvik Dolezal, pria terkotor di Eropa (Dailymail.co.uk) Ludvik Dolezal, pria terkotor di Eropa (Dailymail.co.uk)
Selasa, 27 Desember 2016 17:10 WIB Internasional Share :

KISAH TRAGIS
Ludvik Dolezal “Pria Terkotor di Eropa” Meninggal Dunia

Kisah tragis tentang Ludvik Dolezal yang dijuluki sebagai pria terkotor di Eropa meninggal dunia.

Solopos.com, SOLO – Tunawisma asal Ceko, Ludvik Dolezal yang dijuluki sebagai pria terkotor di Eropa meninggal dunia, Senin (19/12/2016). Pria yang diketahui memiliki gangguan psikologis itu meninggal di usia 60 tahun.

Dolezal dijuluki sebagai pria terkotor karena tidak pernah mencuci badannya. Selama ini, ia menghabiskan hidupnya untuk membakar apapun yang ia dapat di gubuk tempatnya tinggal yang berada di kawasan Desa Skrivany, Ceko. Ia kemudian mengusapkan abu hasil pembakaran itu ke seluruh tubuhnya. Sementara sisanya ia pakai sebagai alas tidur. Oleh sebab itu, seluruh tubuhnya berwarna abu-abu kehitaman.

Dikutip Solopos.com dari The Star, Senin, kebiasaan aneh itu telah dilakukan Dolezal sejak 2013. Untungnya, selama ini pemerintah Ceko menjamin semua biaya hidupnya. Semua uang yang dipakai untuk membiayai kebutuhannya itu oleh kepala desa tempatnya tinggal. Uang tersebut dipakai guna memesankan makan untuknya sehari-hari di sebuah rumah makan. Oleh sebab itu, ia akan datang ke rumah makan tersebut untuk mengambil makanannya.

Suatu ketika pemilik rumah makan tersebut merasa heran karena Dolezal tidak datang mengambil makanannya. Ketidakmunculan Dolezal itu membuat warga di sekitarnya merasa penasaran. Tak ingin ada kejadian buruk yang menimpanya, mereka melaporkan kepada kepala desa.

Mendengar laporan warga, kepala desa langsung menghubungi petugas kesehatan dan pemadam kebakaran untuk memeriksa keadaan Dolezal. Benar saja, saat para petugas itu mendatangi gubuknya, mereka melihatnya terbujur kaku di atas abu bekas pembakaran yang biasa dilakukannya.

Sampai saat ini, pihak kepolisian setempat belum bisa memastikan penyebab kematian pria malang itu. Salah seorang juru bicara pihak kepolisian mengatakan jenazah Dolezal akan diautopsi untuk mencari penyebab kematiannya. (Chelin Indra Sushmita/JIBI/Solopos.com)

 

 

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
Masih Ingin Jadi Pengarang?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Kamis (22/6/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, seorang penulis, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen, Jawa Tengah. Alamat e-mail penulias adalah titoesbudi@yahoo.com. Solopos.com, SOLO–Timbul perasaan sedih, geram, geli, sekaligus haru tatkala membaca…