Ilustrasi vaksin BCG yang didistribusikan ke puskesmas. (JIBI/Solopos/Antara/Rosa Panggabean) Ilustrasi vaksin BCG yang didistribusikan ke puskesmas. (JIBI/Solopos/Antara/Rosa Panggabean)
Selasa, 27 Desember 2016 04:40 WIB Irwan Syambudi/JIBI/Harian Jogja Bantul Share :

KESEHATAN MASYARAKAT BANTUL
203 Dusun Dapatkan Penghargaan

Penghargaan diberikan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan.

Solopos.com, BANTUL-Sebanyak 203 Dusun di Bantul dapatkan penghargaan dalam pelaksanaan program Desa Bebas 4 Masalah Kesehatan (DB4MK) Plus. Penghargaan diberikan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan.

Kabid Promosi Kesehatan, Dinas Kesehatan, Kabupaten Bantul, Sidiq mengatakan penghargaan diberikan dengan maksud agar seluruh komponen masyarakat bergairah kembali dan secara intensif melaksanakan gerakan upaya penanggulangan masalah kesehatan.

“Penghargaan diberikan bagi dusun dengan kriteria bebas kematian ibu dan bayi, bebas kasus gizi buruk, bebas kasus DBD, partisipasi masyarakat di posyandu minimal 90% dalam 12 bulan, Persalinan ditolong oleh tebaga kesehatan 100%, serta Angka Jentik (ABJ) min 95% dalam 12 bulan,” kata Sidiq, Senin (26/12/2016).

Lanjutnya lagi, tujuan pemberian reward ini adalah untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui penggalian potensi dan peran serta masyarakat.

Selain itu tujuan khusus DB4MK Plus adalah mengubah pola pikir, pola sikap dan pola tindak pejabat dan masyarakat umum terhadap permasalahan kesehatan, menurunkan jumlah kematian ibu, menurunkan jumlah kematian bayi, menurunkan jumlah gizi bruk, menurunkan jumlah kesakitan DBD serta meningkatkan penemuan penderita TB.

lowongan kerja
lowongan kerja SOLOPOS, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
Bukan Penerus Sastra Jawa Modern

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (22/7/2017). Esai ini karya Bisri Nuryadi, seorang guru Bahasa Jawa dan pembaca setia Rubrik Jagad Jawa Solopos. Alamat e-mail penulis adalah bisrinuryadi@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Wong Jawa patut berterima kasih kepada Ki Padmasusastra (1843-1926), bapak…