Pekerja menyelesaikan pembangunan Skybridge di Jl. Dr. Setiabudi, Gilingan, Solo, Rabu (9/11/2016). (Nicolous Irawan/JIBI/Solopos) Pekerja menyelesaikan pembangunan Skybridge di Jl. Dr. Setiabudi, Gilingan, Solo, Rabu (9/11/2016). (Nicolous Irawan/JIBI/Solopos)
Selasa, 27 Desember 2016 06:10 WIB Mahardini Nur Afifah/JIBI/Solopos Solo Share :

INFRASTRUKTUR SOLO
Belum Selesai 100%, Sky Bridge Diresmikan Menhub Hari Ini

Infrastruktur Solo, sky bridge yang menghubungkan Terminal Tirtonadi dengan Stasiun Solo Balapan diresmikan hari ini.

Solopos.com, SOLO — Meski belum selesai sepenuhnya, jembatan layang (sky bridge) penghubung Terminal Tirtonadi-Stasiun Solo Balapan akan diresmikan Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi, Selasa (27/12/2016).

Pengerjaan proyek pembangunan fasilitas integrasi antarmoda itu dibagi menjadi dua. Proyek sky bridge dari Terminal Tirtonadi hingga perbatasan Stasiun Solo Balapan sepanjang 437,9 meter dan lebar tiga meter serta tinggi lima meter ditangani Pemerintah Kota (Pemkot) Solo.

Pembangunan yang didanai APBN dan APBD Kota Solo itu telah rampung akhir November lalu. Sedangkan proyek sky bridge dari Stasiun Solo Balapan sepanjang 223 meter dan lebar 4,2 meter serta tinggi 6,7 meter ditangani dan dibiayai PT Kereta Api Indonesia (KAI). Pembangunan proyek tersebut saat ini belum selesai dan masih dikebut sejumlah pekerja.

Pantauan Solopos.com di lokasi pembangunan, Senin (26/12/2016), konstruksi utama jembatan dari Stasiun Solo Balapan sudah tersambung dengan ujung jembatan dari Terminal Tirtonadi. Pembuatan tangga, konstruksi lift, serta sebagian atap sky bridge dari Stasiun Solo Balapan tengah dikerjakan.

Pembuatan infrastruktur tersebut masih menyisakan penggarapan lantai,  dinding, dan sebagian atap. Direktur Utama (Dirut) PT KAI Edi Sukmoro beserta jajarannya, Senin petang, meninjau proyek sky bridge dari Stasiun Solo Balapan yang masih dalam proses pembangunan.

Edi juga memimpin rapat koordinasi terbatas untuk persiapan soft launching sky bridge penghubung Terminal Tirtonadi-Stasiun Solo Balapan di stasiun tersebut. Namun, dia tak bersedia diwawancarai wartawan.

Direktur Jenderal (Dirjen) Perkeretaapian Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Prasetyo Boeditjahjono,  saat ditemui wartawan di sela rapat koordinasi bersama PT KAI, menyampaikan hasil pemantauannya capaian proyek pembangunan sky bridge dari Stasiun Solo Balapan saat ini mencapai 70%.

“Dari Terminal Tirtonadi sudah siap. Dari Stasiun Solo Balapan sudah jalan 70%. Saya amati masih kurang lantai, dinding, dan atap,” katanya.

Dirjen Perkeretaapian mengatakan ke depan sky bridge yang disokong anggaran puluan miliar rupiah itu tidak hanya berfungsi sebagai penghubung terminal dengan stasiun. “Nantinya sky bridge menghubungkan terminal, stasiun, dan bandara Adi Soemarmo. Karena tahun depan [2017] proyek kereta bandara akan dimulai,” ungkapnya.

Prasetyo berharap pembangunan jembatan layang antara Terminal Tirtonadi-Stasiun Solo Balapan bisa rampung seluruhnya sebulan mendatang. “Tadi saya berpesan kepada kontraktor, akhir Januari bisa selesai pengerjaannya,” ujar dia.

Ditemui secara terpisah di kantornya, Senin siang, Kepala UPTD Terminal Tirtonadi, Eko Agus Susanto, mengatakan Menhub Budi Karya rencananya meresmikan sky bridge bersamaan dengan peresmian terminal tipe A Tirtonadi, peluncuran layanan penjualan tiket elektronik (e-ticket), serta e-gate, Selasa siang.

“Persiapan kami sudah final. Sky bridge dari Terminal Tirtonadi sudah siap diresmikan. Menhub akan mengecek hasil pembangunannya. Untuk e-ticketing dan e-gate sudah diuji coba dan bisa digunakan,” jelasnya.

Sementara itu, Manajer Humas PT KAI Daerah Operasional (Daop) VI/Yogyakarta, Eko Budiyanto, mengatakan Menhub juga dijadwalkan memantau progres pembangunan sky bridge dari Stasiun Solo Balapan seusai mengikuti serangkaian acara seremonial di Terminal Tirtonadi.

“Jadwalnya setelah dari Terminal Tirtonadi akan melaksanakan soft launching dan peninjauan di Stasiun Solo Balapan,” tambah Eko.

lowongan kerja
lowongan kerja BMT DINAR MULYA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

rabu 31 mei

Kolom

GAGASAN
Ramadan di Kampung

Gagasan ini dimuat Harian Solopos, Kamis (15/6/2017), karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan perkotaan. Solopos.com, SOLO–Ramadan datang membawa ingatan nostalgia atas peristiwa hidup di kampung. Bertahun-tahun lalu warga kampung di Kelurahan Karangasem, Kecamatan Laweyan, Kota Solo,…