MENGAMBIL DANA PKH TAHAP III MENGAMBIL DANA PKH TAHAP III
Selasa, 27 Desember 2016 16:17 WIB David Kurniawan/JIBI/Harian Jogja Gunung Kidul Share :

Gunungkidul Kekurangan Petugas Pendamping PKH

Gunungkidul masih kekurangan petugas pendamping Program Keluarga Harapan (PKH).

Solopos.com, GUNUNGKIDUL – Gunungkidul masih kekurangan petugas pendamping Program Keluarga Harapan (PKH). Hal ini tak lepas dengan bertambahnya penerima bantuan yang melonjak signifikan di akhir tahun ini.

Koordinator Kabupaten PKH Gunungkidul Suro Triwibowo mengakui, pendamping yang dimiliki saat ini ada 111 relawan. Jumlah ini dirasa belum ideal karena belum sesuai dengan penerima bantuan yang terus bertambah dari waktu ke waktu.

“Di awal tahun, jumlah penerima hanya 6.000an kepala keluarga, tapi untuk saat sudah tembus di angka 60.000 penerima,” kata Suro kepada wartawan di akhir pekan lalu.

Dia mengungkapkan, idealnya seorang relawan melakukan pendampingan terhadap 300 penerima bantuan. Namun kenyataan di lapangan seorang bisa mendampingi keluarga dari jumlah ideal tersebut.

“Kalau dari sisi kebutuhan seharusnya ada 200 pendamping. Jadi kalau dilihat dari jumlah yang ada, kami masih kekurangan 89 pendamping,” ungkapnya.

Suro pun berharap, adanya tambahan petugas pendamping PKH. Tujuannya agar proses pendampingan yang dilakukan bisa lebih maksimal sehingga program bisa lebih tepat sasaran.

“Infonya memang akan ada penambahan petugas, tapi kami belum menerima pemberitahuan secara resmi. Terlebih lagi, keputusan penambahan itu sepenuhnya menjadi tanggung jawab pemerintah pusat,” tutur dia.

lowongan kerja
lowongan kerja Harian Umum SOLOPOS, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

rabu 31 mei

Kolom

GAGASAN
Kasus Klaten Mengingat Pejabat Pengingkar Amanat

Gagasan Solopos ini telah terbit di HU Solopos Edisi Rabu (4/1/2017). Buah gagasan Muhammad Milkhan, pengurus cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Klaten yang beralamat email di milkopolo@rocketmail.com. Solopos.com, SOLO — Predikat laknat memang pantas disematkan kepada para pejabat yang mengingkari amanat. Para pejabat…