Super Mario Run (Ubergizmo) Super Mario Run (Ubergizmo)
Senin, 26 Desember 2016 20:10 WIB JIBI/Solopos/Newswire Gadget Share :

Ssst… Begini Cara Main Super Mario Run Full Version Tanpa Bayar

Sebenarnya ada cara untuk bermain Super Mario Run tanpa harus membayar.

Solopos.com, SOLO – Super Mario Run menjadi salah satu game paling banyak dinantikan akhir tahun ini. Setelah resmi meluncur, game besutan Nintendo ini langsung menjadi buruan pencintanya.

Super Mario Run memang diberikan secara cuma-cuma, namun pemain harus membayar Rp149.000 untuk melanjutkan permainan setelah setelah menyelesaikan World 1.

Diberitakan Bloomberg harga terlalu tinggi inilah yang menjadikan peringkat Super Mario Run sebagai in app purchase. Hanya sedikit pengguna yang mau membeli game klasik ini di ponsel mereka.

Jika Anda adalah salah satu dari gamers Super Mario Run yang ingin melanjutkan permainan namun tak memiliki budget, ada cara untuk mendapatkannya dengan gratis. Berikut cara sebagaimana diberitakan Okezone dari Phone Arena, Senin (26/12/2016).

Ada sebuah aplikasi bernama Cash for Apps. Aplikasi tersebut memungkinkan Anda mendapatkan kartu hadiah USD10 di Itunes yang pas digunakan untuk membeli Super Mario Run.

Dengan mengunduhnya, Anda akan menerima sejumlah poin ketika Anda mengunduh aplikasi lain. Dengan mengakumulasikan poin tersebut, Anda bisa menerima USD10 card Itunes secara cuma-cuma.

Cara kerjanya, misalnya Anda perlu USD10 maka Anda harus mengumpulkan 3.000 poin. Mengunduh Twitter dan Spotify mendapatkan 284 poin masing-masing. Lakukan dengan aplikasi lain hingga Anda mendapat 3.000 poin, namun yang perlu dilakukan adalah menginstal Cash for Apps terlebih dahulu di link ini.

lowongan kerja
lowongan kerja BPR, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply


1

Kolom

GAGASAN
Melawan Hoax Marketing

Gagasan Solopos, Jumat (3/2/2017), Ginanjar Rahmawan, dosen Bisnis dan Kewirausahaan STIE Surakarta yang juga mahasiswa S3 Community Development for SME’s UNS Solo. Beralamat email di rahmawan@stiesurakarta.ac.id. Solopos.com, SOLO — Minggu lalu, 8 Januari 2017, masyarakat anti hoax mendeklarasikan gerakan melawan…