Ilustrasi imunisasi polio terhadap anak balita (JIBI/Solopos/Antara/Rudi Mulya) Ilustrasi imunisasi polio terhadap anak balita (JIBI/Solopos/Antara/Rudi Mulya)
Senin, 26 Desember 2016 01:20 WIB Sekar Langit Nariswari/JIBI/Harian Jogja Kulon Progo Share :

PRESTASI DAERAH
Kulonprogo Dinilai Peduli Perempuan dan Anak

Prestasi daerah Kulonprogo di bidang kepedulian terhadap perempuan dan anak mendapat penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya (APE) 2016 Tingkat Madya

Solopos.com, KULONPROGO-Kulonprogo diganjar dengan penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya (APE) 2016 Tingkat Madya. Penghargaan ini diberikan sebagai apresiasi untuk pemerintah atau lembaga yang mengemban mandat menjadikan perempuan dan anak Indonesia berada pada garis aman, mandiri, bermartabat, dan berkualitas.

Kulonprogo dinilai memiliki komitmen untuk mewujudkan kesetaraan gender, pemberdayaan perempuan, dan anak. Penghargaan APE juga menunjukkan strategi Pengarusutamaan Gender (PUG) dan Pengarusutamaan Hak Anak (PUHA) bisa diimplementasikan di masyarakat.

Kepala Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Pemerintahan Desa Perempuan dan Keluarga Berencana (BPMPDPKB) Kulonprogo, Sri Utami menerangkan pemberian penghargaan ini diselenggarakan tiap dua tahun sekali dan diserahkan pada peringatan hari ibu nasional. Penghargaan memiliki empat kategori yakni Pratama, Madya, Utama dan Mentor.

Ia menyampaikan harapannya agar Kulonprogo bisa meningkatkan prestisnya dan mampu meraih APE tingkat utama. “Tahun 2016 ini mendapat APE Tingkat Madya, dua tahun mendatang diharapkan dapat meraih APE Tingkat Utama,” ujarnya ketika dikonfirmasi Minggu (25/12/2016).

Kulonprogo sendiri terus berupaya melakukan pemberdayaan perempuan, kesetaraan gender, dan perlindungan anak khususnya agar tidak terjadi kekerasan. Sejumlah desa di seluruh kecamatan di Kulonprogo saat ini juga telah memiliki konselor hukum dan forum perlindungan korban kekerasan sebagai pendamping perempuan dan anak. Harapannya, perempuan dan anak bisa merasa nyaman dan aman hidup di tengah masyarakat.

Penghargaan tersebut diserahkan oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI, Yohana Yembise kepada Penjabat Bupati Kulonprogo, Budi Antono di Gedung Auditorium Manggala Wana Bhakti , Jakarta pada Rabu (21/12) lalu.

Dalam kesempatan itu, Penjabat Bupati Kulonprogo, Budi Antono, menyatakan apresaiasinya untuk kinerja positif yang diraih. “Hal tersebut tentunya tidak terlepas dari kerja keras BPMPDPKB dan SKPD terkait serta dukungan dan kerjasama  semua pihak termasuk elemen masyarakat.” jelas Budi.

Ia menambahkan harapannya agar Pemberdayaan Perempuan, Kesetaraan Gender, Perlindungan Anak di Kulon Progo dapat terus dibangun dengan baik sehingga dapat meningkatakan akses ekonomi perempuan khususnya, dan masyarakat pada umumnya.

lowongan kerja
lowongan personalia, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply


1

Kolom

GAGASAN
Melawan Hoax Marketing

Gagasan Solopos, Jumat (3/2/2017), Ginanjar Rahmawan, dosen Bisnis dan Kewirausahaan STIE Surakarta yang juga mahasiswa S3 Community Development for SME’s UNS Solo. Beralamat email di rahmawan@stiesurakarta.ac.id. Solopos.com, SOLO — Minggu lalu, 8 Januari 2017, masyarakat anti hoax mendeklarasikan gerakan melawan…