Ilustrasi judi dadu (JIBI/Dok) Ilustrasi judi dadu (JIBI/Dok)
Senin, 26 Desember 2016 19:05 WIB Abdul Jalil/JIBI/Madiunpos.com Madiun Share :

PERJUDIAN PONOROGO
6 Pria Termasuk 2 Bandar Dibekuk Polisi Saat Berjudi

Perjudian Ponorogo, polisi menggerebek arena perjudian dan menangkap enam orang.

Solopos.com, PONOROGO — Aparat Satreskrim Polres Ponorogo membubarkan dan membekuk enam orang yang sedang berjudi dadu di Dusun Dukuh, Desa Blembem, Kecamatan Jambon, Ponorogo, Minggu (25/12/2016).

Keenam orang itu langsung digelandang dan ditahan di Mapolres Ponorogo untuk penyidikan lebih lanjut. Enam pejudi itu adalah Maseni, 52, warga Desa Tosanan, Kecamatan Kauman; Parmun, 44, warga Desa Semanding, Kauman; Treneng, 41, warga Desa Kemuning, Kecamatan Sambit; Supriyanto, 32, warga Desa Kambeng, Kecamatan Slahung; Siswanto, 39, warga Desa Blembem, Kecamatan Jambon; dan Hariyanto, 37, warga Desa Blembem, Kecamatan Jambon.

Kasubbag Humas Polres Ponorogo, AKP Sudarmanto, mengatakan penggerebekan dilakukan sekitar pukul 02.00 WIB. Mereka bermain judi dadu dengan sejumlah uang di rumah Siswanto di Desa Blembem.

Dari enam orang itu, dua di antaranya yaitu Maseni dan Parmun merupakan bandar judi. Sedangkan empat warga lainnya merupakan penombok.

“Dalam penggerebekan itu, polisi menyita barang bukti berupa seperangkat alat judi dadu dan uang tunai Rp540.000,” kata dia kepada Solopos.com, Senin (26/12/2016).

Sudarmanto menuturkan penggerebekan perjudian ini bermula dari laporan masyarakat mengenai aktivitas enam orang tersebut di rumah Siswanto. Atas informasi itu, polisi menyelidiki dan ternyata benar mereka sedang berjudi.

Kemudian keenam warga yang bekerja sebagai petani dan pekerja swasta itu langsung dibekuk tanpa ada perlawanan. “Keenam tersangka itu saat ini sudah ditahan. Mereka akan dikenai Pasal 303 KUHP tentang Tindak Pidana Perjudian dengan ancaman hukuman penjara maksimal lima tahun,” terang Sudarmanto.

lowongan kerja
lowongan kerja STMIK AUB, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply


3

Kolom

GAGASAN
Melawan Hoax Marketing

Gagasan Solopos, Jumat (3/2/2017), Ginanjar Rahmawan, dosen Bisnis dan Kewirausahaan STIE Surakarta yang juga mahasiswa S3 Community Development for SME’s UNS Solo. Beralamat email di rahmawan@stiesurakarta.ac.id. Solopos.com, SOLO — Minggu lalu, 8 Januari 2017, masyarakat anti hoax mendeklarasikan gerakan melawan…