Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Karanganyar, AKBP Martireni Narmadiana, meninjau lokasi tebing longsor di jalan tembus Tawangmangu-Magetan, Jumat (12/12/2014). Dia meminta jalan tersebut ditutup untuk sementara waktu, hingga kondisi jalan aman. (Bayu Jatmiko Adi/JIBI/Solopos) Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Karanganyar, AKBP Martireni Narmadiana, meninjau lokasi tebing longsor di jalan tembus Tawangmangu-Magetan, Jumat (12/12/2014). Dia meminta jalan tersebut ditutup untuk sementara waktu, hingga kondisi jalan aman. (Bayu Jatmiko Adi/JIBI/Solopos)
Senin, 26 Desember 2016 09:30 WIB Sri Sumi Handayani/JIBI/Solopos Karanganyar Share :

LALU LINTAS KARANGANYAR
Jalan Tembus Karanganyar-Magetan Dibuka, Pengendara Diminta Waspada Longsor

Lalu lintas Karanganyar, jalan tembus Karanganyar-Magetan diminta tetap mewaspadai longsor.

Solopos.com, KARANGANYAR — Jalan tembus dari Karanganyar ke Magetan, Jawa Timur, sudah dibuka dan bisa dimanfaatkan pengendara pada libur panjang akhir tahun ini. Namun demikian, pengendara diminta tetap waspada karena jalur tersebut belum benar-benar aman dari ancaman longsor.

Kapolsek Tawangmangu, AKP Riyanto, mewakili Kapolres Karanganyar, AKBP Ade Safri Simanjuntak, menyampaikan hal itu saat dihubungi Solopos.com, Minggu (25/12/2016). Jalur tembus itu sempat ditutup beberapa waktu lalu karena salah satu bukit longsor. Tanah longsor sempat menutup badan jalan. (Baca juga: Tebing di Tawangmangu Longsor, Jalan Karanganyar-Magetan Ditutup)

“Kami membuka jalur tembus. Beberapa waktu yang lalu kan memang sempat ditutup karena longsor. Nah ini dibuka. Tetapi dengan catatan kami minta pengendara waspada dan tidak nekat. Ada anggota yang berjaga di pertigaan Sekipan untuk mengarahkan pengendara,” kata Riyanto.

Riyanto menyampaikan arus lalu lintas di Tawangmangu padat pada jam tertentu selama liburan akhir tahun ini. Dia memberikan contoh arus lalu lintas dari Karanganyar ke Tawangmangu di depan Pasar dan Terminal Tawangmangu pada Minggu sekitar pukul 11.00 WIB padat.

“Sebetulnya lancar tetapi memang kendaraan itu jalan pelan-pelan. Ya biasa yang macet di depan pasar karena warga ke pasar. Selain itu di sekitar objek wisata seperti Grojogan Sewu dan Taman Balaikambang kalau liburan dan akhir pekan pasti ramai,” ujar dia.

Polres Karanganyar menyiapkan pos pemantau di sejumlah lokasi dari depan pasar hingga Cemoro Kandang. Pos tersebut akan beroperasi hingga Tahun Baru. Riyanto menyiapkan sejumlah solusi apabila terjadi kemacetan dari Karanganyar ke Tawangmangu.

“Antisipasi dari bawah [Somokado]. Ada petugas di dekat bekas tempat retribusi itu. Kalau mulai macet, pengendara diarahkan lewat jalur lama ke Tawangmangu. Jalur sudah diperbaiki dan lebar. Selain itu, pembatas jalan dekat bekas tempat retribusi juga sudah dibongkar,” tutur dia.

Tetapi, dia menyampaikan pengendara belum bisa mengakses Tawangmangu melalui Matesih. Penyebabnya adalah jalur Tawangmangu melalui Matesih sedang diperbaiki. Pertigaan dari dan menuju Tawangmangu melalui Matesih masih ditutup barikade.

“Kalau di pertigaan dekat polsek itu ada yang berjaga. Tidak bisa dilewati karena sedang diaspal. Harapan kami bisa selesai sebelum Tahun Baru. Kalau arus lalu lintas selama liburan dan Natal ini masih aman,” ungkap dia.

LOWONGAN PEKERJAAN
SUMBER BARU LAND, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Elite Oligarki dalam Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (6/12/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Dari manakah asal elite politik Indonesia pascareformasi ini? Sejak awal masa reformasi elite…