Api dan asap mengepul dari bangunan pabrik oven kayu di PT Abiyoso di Desa Ngargorejo, Kecamatan Ampel, Boyolali, Senin (26/12/2016). (JIBI/Solopos/Istimewa) Api dan asap mengepul dari bangunan pabrik oven kayu di PT Abiyoso di Desa Ngargorejo, Kecamatan Ampel, Boyolali, Senin (26/12/2016). (JIBI/Solopos/Istimewa)
Senin, 26 Desember 2016 17:05 WIB Aries Susanto/JIBI/Solopos Boyolali Share :

KEBAKARAN BOYOLALI
Pabrik Oven Kayu Terbakar, Pemilik Rugi Rp400 Juta

Kebakaran Boyolali, pabrik oven kayu di Ngargorejo, Ampel, terbakar.

Solopos.com, BOYOLALI — Pabrik oven kayu PT Abiyoso di Desa Ngargorejo, Kecamatan Ampel, Boyolali, terbakar, Senin (26/12/2016) siang. Musibah ini melumatkan sedikitnya 160 kubik kayu sengon yang nilainya ditaksir mencapai Rp400 juta.

Informasi yang dihimpun Solopos.com dari anggota Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Wilayah Jateng, Mursyid, kebakaran terjadi sekitar pukul 11.50 WIB. Saat itu, para karyawan tengah beristirahat dan sebagian makan siang.

Tiba-tiba mereka dikejutkan suara ledakan dari ruangan penyimpanan oven kayu. Tak berapa lama kemudian, terlihat asap api mengepul dari sebuah ruangan tempat oven atau alat pemanggangan kayu di kompleks pabrik tersebut berada.

Diduga api berasal dari mesin oven kayu yang meledak. Api lantas membesar dan membakar pabrik tersebut. “Saat kejadian, semua karyawan masih beristirahat dan makan siang,” ujarnya saat dihubungi Solopos.com, Senin.

Melihat ada api yang membakar ruang oven, sebagian karyawan di dekat lokasi kebakaran langsung berusaha menyelamatkan diri. Sebagian berusaha memindahkan beberapa kubik kayu di tempat kejadian. Sebagian karyawan lain langsung menghubungi petugas pemadam kebakaran.

Tak berselang lama, tiga mobil Damkar datang dan berusaha memadamkan api. Namun, api belum kunjung bisa dijinakkan meski telah menghabiskan tiga tangki mobil.

Lalu tiga mobil damkar itu mengambil air lagi di salah satu sumber air tak jauh dari lokasi kejadian. Sekitar 1,5 jam kemudian, api akhirnya berhasil dipadamkan.

Di lokasi kejadian, tumpukan kayu sebanyak 160 kubik hangus. Kerugian  ditaksir mencapai Rp400 juta. Beruntung, musibah tersebut tak memakan korban jiwa. “Kerugian material saja senilai Rp400-an juta. Korban jiwa nihil,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolsek Ampel, AKP Edi Sukamto, menyatakan masih menyelediki penyebab kebakaran. Namun, berdasarkan informasi di tempat kejadian, api berasal dari kayu yang dioven.

“Mungkin oven terlalu panas, hingga akhirnya terjadi kebakaran. Apalagi kayu sangat mudah terbakar sehingga dengan cepat merambat,” ujarnya.

Edi mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap bencana kebakaran. Sejumlah hal yang harus diwaspadai ialah kabel-kabel listrik yang berpotensi terkelupas dan menimbulkan arus pendek. Arus pendek ini bisa memicu percikan api.

lowongan peekrjaan
PT. Integra Karya Sentosa, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…