Pamflet yang dipasang di Social Kitchen (Istimewa) Pamflet yang dipasang di Social Kitchen (Istimewa)
Minggu, 25 Desember 2016 03:50 WIB Imam Yuda Saputra/JIBI/Semarangpos.com Semarang Share :

SWEEPING SOCIAL KITCHEN
Polda Masih Selidiki Peran Ranu

Sweeping Resto Social Kitchen menempatkan Ranu Muda, warga Grogol, Sukoharjo, sebagai tersangka.

Solopos.com, SEMARANG Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Tengah (Jateng) masih menyelidiki peran Ranu Muda Adi Nugroho, warga Desa Grogol, Kwarasan, Sukoharjo, yang ditangkap karena melakukan aksi sweeping sekaligus perusakan Social Kitchen Lounge and Bar, Solo. Pria yang berprofesi sebagai penulis di salah satu portal online itu ditangkap bersama dua tersangka lainnya, Rabu (22/12/2016) dini hari.

Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Jateng, Kombes Pol. Djarod Padakova, menjelaskan bahwa saat ini pihaknya masih melakukan pemeriksaan secara intensif terhadap tiga tersangka lain, termasuk Ranu. Ia juga membantah kabar yang beredar di media sosial bahwa Ranu ditangkap karena dituduh sebagai otak di balik aksi sweeping yang dilakukan sejumlah orang di Social Kitchen Lounge and Bar.

“Kabar itu tidak benar. Saat ini kami masih menyelidiki peran Ranu dan belum menetapkan perannya dalam kelompok itu. Dia kami tangkap berdasarkan bukti-bukti dan keterangan para saksi, bukan karena dituding jadi provokator,” terang Djarod saat dihubungi Solopos.com, Jumat (23/12/2016).

Djarod menyebutkan ada sekitar 20 saksi yang dimintai keterangan atas kejadian itu. Dari keterangan itu menyatakan bahwa Ranu termasuk sebagai salah satu tersangka perusakan yang disertai penganiayaan kepada para pengunjung Social Kitchen. “Bahkan dalam aksi itu diketahui bahwa ada tersangka yang mengambil barang milik salah satu pengunjung yang menjadi korban,” terang Djarod.

Dengan ditangkapnya Ranu dan tiga tersangka lainnya pada Rabu dini hari, total Polda Jateng telah menangkap delapan tersangka pelaku sweeping yang disertai perusakan di Social Kitchen pada Minggu (18/12/2016). Jumlah tersangka ini pun bisa bertambah menyusul jumlah pelaku yang melakukan sweeping yang mencapai puluhan. “Ada puluhan pelaku yang melakukan aksi sweeping itu. Jadi ada kemungkinan tersangkanya bertambah,” beber Djarod.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

lowonga kerja
lowongan kerja penerbit duta, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

rabu 31 mei

Kolom

GAGASAN
Bung Karno, Lenso, Cha Cha Cakrabirawa

Gagasan ini dimuat Solopos edisi Jumat (2/6/2017). Esai ini karya Albertus Rusputranto P.A., pengajar di Fakultas Seni Rupa dan Desain Institut Seni Indonesia (ISI) Solo. Alamat e-mail penulis adalah titusclurut@yahoo.co.uk Solopos.com, SOLO — Cakrabirawa adalah nama kesatuan pasukan penjaga Istana…