ilustrasi (JIBI/dok) ilustrasi (JIBI/dok)
Minggu, 25 Desember 2016 05:20 WIB Ujang Hasanudin/JIBI/Harian Jogja Kota Jogja Share :

PEMKOT JOGJA
20 Orang dan Lembaga Dapat Gender Award

Pemkot Jogja melalui KPMP memberikan penghargaan

Solopos.com, JOGJA — Kantor Pemberdayaan Masyarakat dan Perempuan (KPMP) Kota Jogja memberikan penghargaan ‘Gender Award’ kepada 20 orang dan lembaga yang dinilai peduli dan responsif terhadap perempuan dan anak. Gender Award ini dalam rangka memperingati Hari Ibu ke-88 di Kota Jogja.

Mereka yang mendapat Gender Award di antaranya adalah Yosephine Iswantari, selaku Kepala Sub Bagian Sarana dan Prasarana Polresta Jogja berpangkat Ajun Komisaris Polisi. Ia dinilai responsif terhadap anak dan perempuan; Ketua Yayasan Kesejahteraan Sosial ‘Teratai’ Sri Subianti, sang motivator bidang sosial yang responsif gender; Ketua Paguyuban Pasar Bringharjo I, Slamet Wijayati Bintoro, motivator kewirausahaan perempuan; Lurah Wirogunan, Supri Hastuti, penggerak kampung ramah anak.

Selain itu ada Lurah Giwangan Puji Wiyati, Owner CV Anak Bangsa Cerdas Toy Rita Indriana, Kepala SDN Giwangan Siyam Mardini. Sementara penerima Gender Award dari lembaga di antaranya Kelurahan Prawirotaman, Margaria Group, RS PKU Muhammadiyah, SD Intis School, SMPN Negeri 15, Galeria Mall, Puskesmas Kotagede, dan Kecamatan Pakualaman.

“Pemilihan penerima Gender Award berdasarkan usulan dari lembaga dan beberapa komunitas,” Kasi Pengembangan Partisipasi Perempuan, KPMP Kota Jogja, Pipin Ana Sulistiati, seusai upacara peringatan Hari Ibu di Komplek Balai Kota Jogja, pekan lalu

Pipin mengatakan Gender Award diadakan setiap tahun untuk menggugah masyarakat dalam pemberdayaan perempuan. Ia mengapresiasi dari tahun ke tahun peran perempuan dalam ranah publik selalu meningkat, tidak terkecuali di Pemerintahan Kota Jogja. Namun disisi lain, Pipin mengakui masih ditemukan kasus kekerasan terhadap ibu dan anak, meski jumlahnya terbilang sedikit.

lowongan kerja
lowongan kerja CV. Graha Pustaka, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply


2

Kolom

GAGASAN
Melawan Hoax Marketing

Gagasan Solopos, Jumat (3/2/2017), Ginanjar Rahmawan, dosen Bisnis dan Kewirausahaan STIE Surakarta yang juga mahasiswa S3 Community Development for SME’s UNS Solo. Beralamat email di rahmawan@stiesurakarta.ac.id. Solopos.com, SOLO — Minggu lalu, 8 Januari 2017, masyarakat anti hoax mendeklarasikan gerakan melawan…