Ibadah umat Kristen di Gereja GPIB Immanuel, Kota Semarang, Jateng. (JIBI/Solopos/Antara/R. Rekotomo) Ibadah umat Kristen di Gereja GPIB Immanuel, Kota Semarang, Jateng. (JIBI/Solopos/Antara/R. Rekotomo)
Minggu, 25 Desember 2016 15:50 WIB JIBI/Solopos/Antara Semarang Share :

HARI NATAL 2016
252 Gereja di Semarang Dijaga Ketat Aparat Keamanan

Hari Natal 2016 ditandai dengan penjagaan ketat aparat kemanan di gereja-gereja.

Solopos.com, SEMARANG — Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi menyebutkan personel gabungan disiagakan di 252 gereja di wilayah tersebut pada perayaan Hari Natal 2016 ini. “Hasil rapat koordinasi ;dengan jajaran terkait], ada 252 gereja yang akan diamankan,” katanya seusai meninjau pelaksanaan misa Natal di sejumlah gereja di Semarang, Sabtu (24/12/2016) malam.

Turut serta dalam rombongan itu, Kapolrestabes Semarang Kombes Pol. Abiyoso Seno Aji, Dandim 0733 BS Semarang Kolonel Inf. Zainul Bahar, Ketua DPRD Kota Semarang Supriyadi, dan pimpinan lain Kota Semarang. Ada empat gereja yang ditinjau, yakni Gereja Santa Perawan Maria Ratu Rosario Suci (Gereja Katedral), Gereja JKI Injil Kerajaan, Gereja St Yusuf, dan GPIB Immanuel (Gereja Blenduk).

Menurut dia, pengamanan gereja-gereja yang dilakukan tim gabungan tersebut untuk menjamin kenyamanan umat kristiani dan Katolik di Kota Semarang dalam merayakan Natal tahun ini. “Ini [personel pengamanan] gabungan, tetapi yang paling besar adalah unsur kepolisian,” kata wali kota yang akrab disapa Hendi itu.

Untuk gereja-gereja besar, kata dia, disiagakan sebanyak 35 personel/titik, sementara untuk gereja-gereja kecil disiagakan setidaknya 10-15 personel di masing-masing titik. “Ada personel dari kepolisian, TNI, kawan-kawan satuan polisi pamong praja (PP), dan Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kota Semarang,” katanya.

Berdasarkan hasil pantauan di sejumlah gereja, kata dia, perayaan Natal di Semarang berlangsung dengan kondusif dan para umat kristiani dan Katolik bisa menjalankan ibadah dengan nyaman. Sementara itu, Yunus Haryanto, salah satu jemaat Gereja JKI Injil Kerajaan Semarang, mengakui selama ini bisa merayakan Natal dengan nyaman, termasuk pada Natal tahun ini.

“Ya, harapan kami semuanya bisa berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Jangan pernah ada permusuhan di antara sesama umat beragama,” kata warga kawasan Graha Padma, Semarang, itu. Harapannya untuk Hari Natal 2016 ini, kata dia, bangsa dan negara yang sekarang ini kondisinya sedang kurang baik bisa dipulihkan, baik sektor ekonomi, keamanan, dan sebagainya.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

LOWONGAN KERJA
DR. NORMA AESTHETIC CLINIC, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
Lebaran dan Wartawan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (23/6/2017). Esai ini karya Heri Priyatmoko, dosen Ilmu Sejarah di Fakultas Sastra Universitas Sanata Dharma Yogyakarta. Alamat e-mail penulis adalah heripri_puspari@yahoo.co.id. Solopos.com, SOLO–Lebaran tinggal menghitung jam. Semua sibuk menyambut. Tak terkecuali barisan juru…