Alan Pardew (Reuters / Tony O'Brien)
Sabtu, 24 Desember 2016 02:30 WIB Chrisna Chanis Cara/JIBI/Solopos Inggris Share :

Pardew Dipecat Crystal Palace, Allardyce Kandidat Terdepan

Alan Pardew resmi dipecat Crystal Palace

Solopos.com, LONDON — Mantan pelatih Timnas Inggris, Sam Allardyce, menjadi kandidat terkuat pengganti Alan Pardew yang baru saja dipecat dari kursi pelatih Crystal Palace. Pardew resmi diberhentikan Jumat (22/12/2016) malam WIB setelah timnya hanya bertengger di peringkat 17 hingga pekan ke-17 Liga Premier.

Pardew mulai melatih Palace sejak awal tahun 2015 setelah pindah dari Newcastle United. Sayang dia gagal menuntaskan tiga tahun kontraknya setelah menelan delapan kekalahan dari 10 pertandingan terakhir bersama Palace. Padahal musim lalu Pardew sempat membawa The Eagles, julukan Palace, terbang tinggi dengan menjadi finalis Piala FA.

Deretan nama seperti Sam Allardyce, Chris Coleman (pelatih Wales), Roy Hodgson (mantan bos Inggris), Roberto Mancini (mantan pelatih Inter) hingga Ryan Giggs (mantan asisten pelatih Manchester United) mulai disebut-sebut bakal mengisi kursi panas The Eagles. Namun kabar terakhir, Allardyce-lah yang paling berpeluang menjadi suksesor Pardew.

Meski baru saja dipecat Timnas Inggris karena diduga tersangkut skandal suap dan korupsi, Big Sam dinilai piawai menyelamatkan klub dari jurang degradasi. Sepanjang karier, Allardyce belum pernah membuat tim yang ditanganinya turun kasta. Big Sam sebenarnya telah masuk radar Palace setelah penampilan Christian Benteke dkk. terus menurun dua bulan terakhir.

Dalam waktu dekat, Allardyce diyakini akan segera menjalin komunikasi formal dengan Chairman Palace, Steve Parish. Namun Palace kemungkinan masih akan dipegang pelatih kartaker saat menghadapi Watford di Boxing Day, Senin (26/12/2016). “Kami sedang berbicara dengan sejumlah orang [pelatih] untuk memastikan masalah ini tuntas. Belum ada kesepakatan yang tercapai,” ujarnya seperti dilansir BBC.

Skandal yang membelit Big Sam kemungkinan bakal menjadi pengganjal utama penunjukan sang pelatih. Dilansir Daily Mail, Jumat (23/12/2016), Palace khawatir klub mereka terbawa ketidakpastian di masa depan jika Big Sam dibuktikan bersalah atas kasusnya.

Pada bagian lain, Pardew berterima kasih atas kesempatan menangani tim yang bermarkas di Selhurst Park itu. Dia mengaku mendapat dukungan yang besar dari tim dan fans selama setahun berada di The Eagles. “Saya selalu merasa menjadi bagian spesial dari tim. Semoga Palace dapat lebih baik di masa depan,” tutur Pardew yang pernah membela Palace sebagai pemain medio 1987 hingga 1991.

LOWONGAN PEKERJAAN
DIBUTUHKAN TENAGA JAHIT, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…