Ilustrasi monyet Gua Kreo Kota Semarang (Youtube.com) Ilustrasi monyet Gua Kreo Kota Semarang (Youtube.com)
Jumat, 23 Desember 2016 10:50 WIB R. Wibisono/JIBI/Semarangpos.com Semarang Share :

WISATA SEMARANG
Gua Kreo Terhubung dengan Sunan Kalijaga

Wisata Gua Kreo di Semarang memiliki cerita yang berhubungan dengan salah satu wali sanga, Sunan Kalijaga.

Solopos.com, SEMARANG – Gua Kreo adalah salah satu objek wisata alam di Kota Semarang. Gua Kreo berada di tengah area hutan yang luasnya kurang lebih 5 ha di daerah perbukitan Gunung Krincing dan Lembah Sungai Kreo, tepatnya di Kampung Talun Kacang, Kelurahan Kandri, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng).

Dikutip Semarangpos.com dari Visitsemarang,com, Rabu (21/12/2016), kawasan Gua Kreo dipercaya sebagai petilasan Sunan Kalijaga saat mencari kayu jati untuk membangun Masjid Agung Demak. Berdasarkan cerita rakyat sekitar yang dituturkan secara turun temurun, dahulu saat Sunan Kalijaga mencari kayu jati untuk membangun Masjid Agung Demak, ia bertemu dengan kawanan kera yang kemudian disuruh menjaga kayu jati tersebut.

Kata “Kreo” berasal dari kata Mangreho yang berarti peliharalah atau jagalah. Kata inilah yang kemudian menjadikan gua ini disebut Gua Kreo dan sejak itu kawanan kera yang menghuni kawasan ini dianggap sebagai penunggu hutan di sekitaran gua kreo.

Setidaknya, ada dua hal yang menjadikan Gua Kreo menarik untuk dikunjungi wisatawan. Pertama, di sekitar gua ini. pengunjung dapat menemukan puluhan ekor kera yang berkeliaran secara bebas. Kedua, di kawasan ini juga terdapat air terjun kecil yang jernih.

Pengunjung dapat menikmati udara sejuk secara bebas. Sebuah pemandangan alam yang tak bisa ditemui di kota besar, dapat ditemui di salah satu objek wisata alam di Semarang ini.

Untuk mencapai mulut gua, pengunjung harus berjuang melewati anak tangga yang cukup banyak dan curam. Di sebelah utara Gua Kreo terdapat air terjun yang berasal dari berbagai sumber mata air yang jernih dan tidak bisa kering meski musim kemarau panjang melanda.

Di samping memiliki pemandangan yang indah, Gua Kreo juga dilengkapi sarana lain, yakni tempat bermain anak seperti papan luncur, ayunan, dan masih banyak lagi. Objek Wisata Gua Kreo dibuka untuk umum setiap hari dari pukul 06.00 WIB hingga 18.00 WIB.

Salah satu objek wisata alam di Semarang ini rasanya sangat cocok untuk menikmati libur panjang akhir tahun bersama keluarga. Tempat wisata dengan suasana alam dan udara yang sangat sejuk ini juga tepat untuk melepas rasa penat dari rutinitas pekerjaan yang ada di perkotaan. (Ginanjar Saputra/JIBI/Semarangpos.com)

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

LOWONGAN KERJA
PT. TATA MANDIRI SENTOSA (TATA MOTOR), informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
Pengelolaan Mudik Lebih Baik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (7/7/2017). Esai ini karya Rahmi Nuraini, alumnus Magister Ilmu Komunikasi Universitas Diponegoro Semarang. Alamat e-mail penulis adalah rahminoer@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Mudik Lebaran telah usai. Banyak kalangan menyebut pelaksanaan dan pengelolaan arus mudik Lebaran tahun…