Yudist Ardhana pesulap dan vlogger asal bali coba sendiri klakson telolet (Youtube) Yudist Ardhana pesulap dan vlogger asal bali coba sendiri klakson telolet (Youtube)
Jumat, 23 Desember 2016 13:30 WIB Muhammad Rizal Fikri/JIBI/Solopos.com Peristiwa Share :

Tak Mau Tunggu di Pinggir Jalan, Pria Ini Bikin “Om Telolet Om” Gereget

Demam telolet membuat vlogger ini melakukan inovasi.

Solopos.com, SOLO – Fenomena “Om Telolet Om” benar-benar mengambil alih perbincangan di dunia maya. Jika biasanya pemburu telolet bersiap dipinggir jalan untuk meminta klakson telolet, vlogger asal Bali, Yudist Ardhana, melakukan hal berbeda. Dia mendatangi sopir bus dan menekan sendiri klakson telolet.

Yudist yang juga dikenal sebagai seorang pesulap membuat video di laman Youtube berjudul Nyobain Sendiri Pencet Bel Telolet! Telolet Bus Challenge, Om Telolet Om. Video tersebut diunggah, Rabu (21/12/2016).

Yudist mengawali vlognya itu dengan mencoba berburu klakson telolet seperti biasa. Berbekal kertas bertuliskan Om Telolet Om, bersama anak-anak pemburu klakson telolet, Yudist meminta sopir-sopir bus yang lewat untuk menekan klakson. Ada beberapa bus yang tidak telolet, ada yang telolet, ada juga yang tidak merespons.

Setelah selesai berburu telolet, Yudist mencari daerah wisata yang terdapat bus-bus diparkir. Yudist kemudian menemui jajaran bus dengan klakson telolet. Ia menyempatkan diri untuk mencoba klakson yang sedang viral tersebut.

Bus yang didatangi Yudist memiliki lima tombol klakson yang bisa menghasilkan klakson telolet. Keunikan bunyi klakson tergantung kreativitas sopir dalam memadukan tombol-tombol yang ada.

Dalam deskripisi videonya, Yudist menjelaskan klakson telolet itu dibunyikan dengan tenaga angin yang disimpan dalam tabung angin. Klakson telolet memiliki beberapa tipe, dari yang paling sederhana tiga corong hingga delapan corong, hal itu juga berpengaruh pada banyaknya tombol klakson.

Berdasarkan pantauan Solopos.com, Kamis (22/12/2016), pukul 21.35 WIB, video tersebut sudah ditonton lebih dari 259.000 kali dan masuk dalam peringkat delapan video trending di Youtube. Lebih dari 800 komentar sudah meramaikan video tersebut.

Padahal Cuma telolet ya, tapi pas bunyi bikin senang, bikin tertawa,” tulis akun Shinta Chan.

Kalau rame-rame jadi kayak bunyi lebah,” tulis akun Nando AquellanoZero.

Tonton video deman telolet Yudist Ardhana di bawah ini.

LOWONGAN PEKERJAAN
Tegar Transport Hotel Paragon Solo, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Elite Oligarki dalam Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (6/12/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Dari manakah asal elite politik Indonesia pascareformasi ini? Sejak awal masa reformasi elite…