Pekerja beraktivitas di sekitar armada bus tingkat jurusan Wonogiri-Jakarta di Cemani, Sukoharjo, Jawa Tengah, Rabu (21/12/216). (JIBI/Solopos/Antara/Aloysius Jarot Nugroho)
Jumat, 23 Desember 2016 22:30 WIB Bayu Jatmiko Adi/JIBI/Solopos Wonogiri Share :

Seperti Naik Pesawat, Begini Mewahnya Bus Tingkat Jakarta-Wonogiri

Mewahnya bus tingkat baru trayek Jakarta-Wonogiri bisa membuat penumpang seperti naik pesawat.

Solopos.com, SUKOHARJO — Bus tingkat (double decker) yang diluncurkan untuk trayek jurusan Jakarta-Wonogiri milik PT Putera Mulya Sejahtera (Puma’s), benar-benar berbeda dari bus kebanyakan. Bus tersebut memiliki fasilitas yang cukup mewah.

Seorang pekerja mencoba monitor LCD fasilitas bus tingkat milik perusahaan otobus Putera Mulya di Cemani, Sukoharjo, Jawa Tengah, Rabu (21/12/2016). (JIBI/Solopos/Antara/Aloysius Jarot Nugroho).

Seorang pekerja mencoba monitor LCD fasilitas bus tingkat milik perusahaan otobus Putera Mulya di Cemani, Sukoharjo, Jawa Tengah, Rabu (21/12/2016). (JIBI/Solopos/Antara/Aloysius Jarot Nugroho).

Bus juga dilengkapi perangkat hiburan seperti LCD passenger on seat yang umumnya terlihat di kursi penumpang pesawat terbang. Bus Scania K4101B dari Swedia itu juga dilengkapi AC, toilet, ruang merokok, serta kursi yang nyaman. Bahkan kursi penumpang bus ini lebih lebar daripada kursi penumpang pesawat kelas ekonomi.

Pekerja beraktivitas di sekitar armada bus tingkat jurusan Wonogiri-Jakarta di Cemani, Sukoharjo, Jawa Tengah, Rabu (21/12/216). (JIBI/Solopos/Antara/Aloysius Jarot Nugroho)

Pekerja beraktivitas di sekitar armada bus tingkat jurusan Wonogiri-Jakarta di Cemani, Sukoharjo, Jawa Tengah, Rabu (21/12/216). (JIBI/Solopos/Antara/Aloysius Jarot Nugroho)

Bus tersebut dapat mengangkut 40 penumpang. Harga tiket bus, untuk kelas eksekutif seharga Rp225.000, sedangkan kelas super eksekutif seharga Rp325.000. Tiket bisa didapatkan di agen bus PT Puma’s.

Bus tingkat jurusan Wonogiri-Jakarta melintas di jalan Wonogiri-Ngadirojo, Jumat (23/12/3\2016). (Bayu Jatmiko Adi/JIBI/Solopos)

Bus tingkat jurusan Wonogiri-Jakarta melintas di jalan Wonogiri-Ngadirojo, Jumat (23/12/32016). (Bayu Jatmiko Adi/JIBI/Solopos)

lowongan pekerjaan
sales, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…