Personel keamanan melakukan sweeping lokasi kebaktian di Gereja Santo Yohanes Rasul, Lingkungan Sanggrahan, Kelurahan Giripurwo, Kabupaten Wonogiri, Selasa (24/12/2013). Personel keamanan melakukan sweeping lokasi kebaktian di Gereja Santo Yohanes Rasul, Lingkungan Sanggrahan, Kelurahan Giripurwo, Kabupaten Wonogiri, Selasa (24/12/2013). (Trianto HS/JIBI/Solopos)
Jumat, 23 Desember 2016 18:55 WIB Yudho Priambodo/JIBI/Harian Jogja Sleman Share :

NATAL 2016
Jibom Polda DIY Mulai Lakukan Sterilisasi Gereja

Natal 2016 mendapatkan pengamanan dari aparat Polda DIY

Solopos.com, SLEMAN- Tim Penjinak Bom (Jibom) Sat Brimob Polda DIY mulai melakukan sterilisasi di sejumlah gereja menghadapi Hari Raya Natal. Secara bertahap hari pertama dilakukan oleh dua tim yang terbentuk untuk melakukan sterilisasi di tiga Kabupaten yakni Sleman, Gunungkidul, dan Kulonprogo.

Kasubden Jibom Brimob Polda DIY AKP Suripto mengatakan, pihaknya menurunkan semua kekuatan personil dalam pengamanan menjelang perayaan Natal.

“Ada 18 personil yang dibagi menjadi dua tim. Setiap tim dengan sembilan personil dengan menyisir beberapa gereja,” katanya, usai memimpin sterilisasi di Gereja Alethea Sinduadi, Mlati, Sleman, Jumat (23/12/2016).

Dikatakannya di wilayah DIY rencananya akan ada sebanyak 39 gereja yang akan dilakukan sterilisasi untuk dipastikan steril dari bahan peledak. Dari jumlah tersebut, wilayah Sleman menjadi wilayah dengan jumlah gereja terbanyak yang diperiksa yakni 16 gereja.

Di Jogja ada tujuh gereja, Bantul dan Kulonprogo masing-masing lima gereja dan Gunungkidul ada enam gereja. Ia menjelaskan di hari pertama melakukan sterilisasi

Ia menjelaskan untuk gereja yang akan diperiksa yakni gereja yang memiliki jumlah jamaah banyak dan berada dipusat kota atau dekat dengan keramaian. Kebijakan tersebut dengan mempertimbangkan adanya potensi dan resiko ancaman gangguan keamanan dan ketertiban yang mungkin muncul.

Ripto menambahkan berdasarkan hasil sterilisasi yang dilakukan kemarin pihaknya mengaku tidak menemukan keberadaan benda mencurigakan atau benda berbahaya lainnya. Diharapkan hal tersebut akan tetap terjada sehingga masyarakat yang melaksanakan ibadah tetap tenang dan nyaman.

LOWONGAN PEKERJAAN
Taman Pelangi Jurug, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…