Aktivitas penarikan retribusi di pintu utama Pos Retribusi Baron. (David Kurniawan/JIBI/Harian Jogja) Aktivitas penarikan retribusi di pintu utama Pos Retribusi Baron. (David Kurniawan/JIBI/Harian Jogja)
Jumat, 23 Desember 2016 16:55 WIB Sekar Langit Nariswari/JIBI/Harian Jogja Kulon Progo Share :

LIBUR AKHIR TAHUN
Awas Pungli di Objek Wisata!

Libur akhir tahun, pungli harus diwaspadai

Solopos.com, KULONPROGO-Pantauan akhir tahun juga akan menyasar potensi terjadinya pungutan liar di sejumlah objek wisata di Kulonprogo. Hal ini menyusul munculnya sejumlah objek wisata di Kulonprogo sebagai salah satu pesona wisata di Jogja.

Kapolres Kulonprogo, AKBP Nanang Djunaedi berharap praktik pungli tidak akan terjadi selama liburan akhir tahun. “Jika masih ada tolong masyarakat ikut melaporkan dan menginformasikan,” ujarnya usai Gelar Pasukan Operasi Lilin 2017 di Polres Kulonprogo pada Kamis (22/12/2016).

Ia menguraikan jika Tim Saber Pungli juga masih melakukan pemantauan untuk praktik pungli yang mungkin terjadi. Selain itu, telah dilakukan pula sosialisasi kepada sejumlah pengelola objek wisata beberapa waktu sebelumnya. Nanang menyebutkan jika operasi tangkap tangan yang dilakukan di TPR Sermo sebelumnya diharap memberikan efek jera dan menekan keresahan masyarakat.

Khusus menghadapai perayaan Natal, Polres Kulonprogo akan menerapkan pengamanan 3 ring di sejumlah gereja. Dijelaskan, 3 ring ini meliputi personil kepolisian yang melakukan pengamanan sekaligus beribadah, yang berjaga di sekitar gereja, dan petugas yang mengamankan area parkiran dan jalan umum sekitar gereja.

Akan dilakukan pula sterilisasi oleh personil Brimob DIY di 5 gereja dengan jemaat terbanyak. Baik jemaat gereja dan pengunjung wisata juga dihimbau untuk tidak membawa bawaan terlalu banyak untuk mengantisipasi kerawanana.

Personil kepolisian juga akan melakukan razia dengan sasaran miras, senjata tajam, bahan peledak, dan sejumlah kegiatan lainnya. Kasatlantas Polres Kulonprogo, AKP Imam Bukhori mengatakan ada 3 objek wisata utama di Kulonprogo yang mendapat perhatian utama. Ketiganya yakni Pantai Glagah di Temon, Kalibiru dan Waduk Sermo di Kokap.

Mengantisipasi kemacetan dan kepadatan pengunjung, telah disusun pula rekayasa lalu lintas terkait ketiga objek wisata tersebut. “Sudah disiapkan rute dan rekayasa lalu lintas,”jelasnya. Selain itu,hal serupa juga dilakukan di Alun-Alun Wates khusus pada malam pergantian tahun. Imam menyatakan sudah dilakukan koordinasi dengan sejumlah pihak terkait seperti Dinas Perhubungan, Satpol PP, dan Dinas Pariwisata.

lowongan kerja
lowongan kerja Guru, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply



1

Kolom

GAGASAN
Melawan Hoax Marketing

Gagasan Solopos, Jumat (3/2/2017), Ginanjar Rahmawan, dosen Bisnis dan Kewirausahaan STIE Surakarta yang juga mahasiswa S3 Community Development for SME’s UNS Solo. Beralamat email di rahmawan@stiesurakarta.ac.id. Solopos.com, SOLO — Minggu lalu, 8 Januari 2017, masyarakat anti hoax mendeklarasikan gerakan melawan…