Anggota Satuan Sabhara Polres Ponorogo berjaga di luar GPDI Eben Haezer di Jl. Raden Saleh, Ponorogo, yang sedang disterilkan, Kamis (22/12/2016) sore. (Abdul Jalil/JIBI/Madiunpos.com) Anggota Satuan Sabhara Polres Ponorogo berjaga di luar GPDI Eben Haezer di Jl. Raden Saleh, Ponorogo, yang sedang disterilkan, Kamis (22/12/2016) sore. (Abdul Jalil/JIBI/Madiunpos.com)
Jumat, 23 Desember 2016 07:05 WIB Abdul Jalil/JIBI/Madiunpos.com Madiun Share :

Jelang Natal, Gereja-Gereja Ponorogo Disterilkan

Aparat Polres Ponorogo mensterilkan gereja sebelum perayaan Natal.

Solopos.com, PONOROGO — Menjelang perayaan Natal 2016, aparat Satuan Shabara mensterilkan seluruh gereja di Ponorogo. Sterilisasi bertujuan memastikan seluruh gereja aman saat digunakan untuk beribadah.

Pantauan Madiunpos.com di Gereja Pantekosta di Indonesia (GPDI) Eben Haezer Ponorogo, Kamis (22/12/2016) sekitar pukul 15.30 WIB, sebanyak 25 anggota Polres Ponorogo mendatangi gereja di Jl. Raden Saleh dengan membawa sejumlah peralatan. Polisi juga membawa senapan dan berjaga di depan gereja.

Sejumlah polisi menyusuri deretan kursi di dalam gereja itu dengan metal detector. Kemudian alat tersebut diarahkan ke beberapa bagian seperti di pohon natal, panggung, tempat sampah, hingga di pot tanaman.

Kasatshabara Polres Ponorogo, AKP Hariyanto, mengatakan pada Kamis ini ada dua gereja yang akan disterilkan yaitu gereja di Jl. Raden Saleh dan gereja di Kecamatan Sooko. Sterilisasi ini dilakukan menggunakan beberapa alat seperti metal detector dan beberapa alat keamanan lainnya.

Setelah diperiksa sekitar 30 menit, polisi tidak menemukan apa pun yang mengandung bahan peledak dan benda berbahaya lainnya. “Kami menyusuri seluruh bagian di dalam gereja, tidak hanya di bagian dalam gereja. Tetapi, di bagian luar gereja juga kami sisir,” jelas dia kepada wartawan.

Hariyanto menuturkan polisi akan memastikan gereja tersebut aman dan bisa digunakan untuk beribadah hingga puncak perayaan Natal. Setelah sterilisasi di GPDI Eben Haezer rampung, polisi langsung mensterilkan gereja di Kecamatan Sooko.

Dia menuturkan setiap gereja yang melaksanakan ibadah akan dijaga ketat aparat kepolisian. Hal ini supaya umat Kristen bisa menjalankan ibadah dan merayakan hari raya Natal dengan tenang.

Pengurus GPDI Eben Haezer Ponorogo, Ellen Sumigar, berharap kegiatan ibadah selama perayaan Natal bisa berjalan dengan lancar dan aman. Perayaan Natal tahun ini dirayakan sederhana dan lebih banyak berdoa.

lowongan kerja, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply



3

Kolom

GAGASAN
Melawan Hoax Marketing

Gagasan Solopos, Jumat (3/2/2017), Ginanjar Rahmawan, dosen Bisnis dan Kewirausahaan STIE Surakarta yang juga mahasiswa S3 Community Development for SME’s UNS Solo. Beralamat email di rahmawan@stiesurakarta.ac.id. Solopos.com, SOLO — Minggu lalu, 8 Januari 2017, masyarakat anti hoax mendeklarasikan gerakan melawan…