Ilustrasi gudang beras milik Bulog.(JIBI/Solopos/Antara/Basri Marzuki) Ilustrasi gudang beras milik Bulog.(JIBI/Solopos/Antara/Basri Marzuki)
Jumat, 23 Desember 2016 06:50 WIB JIBI/Solopos/Antara Semarang Share :

Bulog Jateng Lewati Target Pengadaan Beras

Bulog Jateng telah melewati target pengadaan beras hingga 118%.

Solopos.com, SEMARANG — Pengadaan beras oleh Perum Bulog Divisi Regional Jawa Tengah hingga Rabu (21/12/2016) telah melewati target awal. Kini beras yang telah dihimpun Bukog jateng telah mencapai 118% dari target awal sebanyak 505.000 ton.

Dengan total penyerapan beras dari para petani tersebut, stok beras di gudang Bulog mampu memenuhi kebutuhan hingga Juni 2017, kata Kepala Perum Bulog Divisi Regional Jawa Tengah Usep Karyana di Semarang, Rabu. “Total stoknya di kisaran 250.000 ton, tentu ini ketahanan stok yang sangat aman untuk Jawa Tengah,” katanya.

Kelebihan stok beras di Jateng bahkan dapat didistribusikan ke provinsi lain melalui program Move-Nas. Hingga saat ini, total beras yang sudah didistribusikan ke daerah lain di luar Jateng sebanyak 43.200 ton.

Beberapa daerah tersebut, di antaranya Aceh, Medan, Padang, Riau, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Barat. “Dalam hal ini kita berdaulat sehingga mampu memberikan kontribusi kepada provinsi lain. Di sisi lain, masyarakat tidak perlu khawatir untuk kesediaan stok beras,” katanya.

Meski ketersediaan beras melimpah, pihaknya memperkirakan tidak bakal terjadi harga jatuh di tingkat petani. “Berdasarkan pencatatan Badan Pusat Statistik (BPS) tidak ada harga jatuh, artinya petani menikmati harga yang telah ditetapkan sesuai dengan Inpres Nomor 5 Tahun 2015,” katanya.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

 

lowongan kerja, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply


2

Kolom

GAGASAN
Melawan Hoax Marketing

Gagasan Solopos, Jumat (3/2/2017), Ginanjar Rahmawan, dosen Bisnis dan Kewirausahaan STIE Surakarta yang juga mahasiswa S3 Community Development for SME’s UNS Solo. Beralamat email di rahmawan@stiesurakarta.ac.id. Solopos.com, SOLO — Minggu lalu, 8 Januari 2017, masyarakat anti hoax mendeklarasikan gerakan melawan…