Ilustrasi pelatihan UMKM Ilustrasi pelatihan UMKM. (JIBI/Solopos.con/Bisnis.com)
Kamis, 22 Desember 2016 16:50 WIB JIBI/Solopos/Antara Semarang Share :

USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH
Kadin Kesulitan Kenalkan Teknologi kepada UMKM

Usaha mikro, kecil, dan menengah menurut Kadin Semarang sulit menguasai teknologi.

Solopos.com, SEMARANG — Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng) menyatakan tidak mudah mengenalkan teknologi kepada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

“Apalagi pelaku UMKM generasi pertama, mereka biasa enggan untuk belajar teknologi. Dalam hal ini kami juga tidak bisa semudah itu mengenalkannya kepada mereka,” kata Ketua Kadin Kota Semarang Arnaz Agung Andrasmara di Semarang, Kamis (22/12/2016).

Berbeda jika usaha tersebut dijalankan oleh wirausaha muda yang sudah terbiasa menggunakan teknologi untuk kebutuhan sehari-hari. Oleh karena itu, terutama mengenai financial technology atau penerapan teknologi dalam pembiayaan akan lebih tepat jika diterapkan pada UMKM yang sifatnya masih start up atau rintisan.

“Berbeda misalnya usaha-usaha yang sudah berjalan lama ini dijalankan oleh generasi kedua atau ketiga. Mereka tentu tidak lagi asing dengan fintek ini,” katanya.

Pihaknya menilai, jika fintek diterapkan dengan baik tentu akan memberikan kemudahan kepada para pelaku UMKM terutama dari sisi pembiayaan. “Ini bisa menjadi alternatif bagi UMKM untuk memperoleh fasilitas pembiayaan dari perbankan. Dengan penguasaan fintek, tentu ini akan menjadi pertimbangan tersendiri bagi pihak perbankan,” katanya.

Sementara itu, Regional CEO Bank Mandiri Wilayah Jawa Tengah dan DIY Maqin U Norhadi mengatakan untuk bisa menjadi negara maju, minimal jumlah pengusaha di suatu negara mencapai 2%. Di Indonesia, jumlah pengusaha belum mencapai angka tersebut. Ia juga berharap, melalui penerapan fintek ini akan semakin banyak masyarakat terutama lulusan baru dari perguruan tinggi tertarik untuk terjun di dunia usaha.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

 

Lowongan Pekerjaan
GURU KREATIF, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply


1

Kolom

GAGASAN
Melawan Hoax Marketing

Gagasan Solopos, Jumat (3/2/2017), Ginanjar Rahmawan, dosen Bisnis dan Kewirausahaan STIE Surakarta yang juga mahasiswa S3 Community Development for SME’s UNS Solo. Beralamat email di rahmawan@stiesurakarta.ac.id. Solopos.com, SOLO — Minggu lalu, 8 Januari 2017, masyarakat anti hoax mendeklarasikan gerakan melawan…