Rexy Mainaky (Badmintonindonesia.org) Rexy Mainaky (Badmintonindonesia.org)
Kamis, 22 Desember 2016 01:30 WIB Ahmad Baihaqi/JIBI/Solopos.com Raket Share :

Tak Lagi di PBSI, Rexy Mainaky Jadi Pelatih Thailand

Rexy Mainaky bakal menjadi pelatih kepala bulu tangkis Thailand.

Solopos.com, SOLO – Mantan kepala bidang Pembinaan Bidang Prestasi (Binpres) Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI), Rexy Mainaky, memutuskan untuk menjadi kepala pelatih tim bulu tangkis Thailand.

Mantan juara Olimpiade bulu tangkis tersebut menerima pinangan tim bulu tangkis Thailand setelah masa jabatannya di PBSI berakhir pada November 2016 kemarin. Rexy yang meraih medali Olimpiade di nomor ganda putra itu dikontrak Thailand selama tiga tahun.

“Saya akan mulai melatih di Thailand pada 5 Januari 2017 mendatang. Saya sudah menandatangani kontrak selama tiga tahun,” ungkap Rexy seperti dikutip dari Okezone, (Selasa/20/12/2016).

Perjalanan Rexy menjadi pelatih di luar Indonesia sudah dimulai sejak 2001. Saat itu Rexy memulai debut-nya menjadi pelatih di Inggris. Kemudian ia melanjutkan perjalanannya menjadi pelatih di Malaysia dari tahun 2005-2012. Pada 2013, ia memutuskan untuk menjadi kepala pelatih di Filipina, sebelum akhirnya kembali ke Indonesia pada 2014.

“Saya punya beberapa penawaran setelah masa jabatan saya dengan Indonesia berakhir bulan lalu. Tapi saya memilih Thailand karena saya suka tantangan,” ungkap pria berusia 48 tahun tersebut.

Sepeninggal Rexy, kini posisi kepala bidang Binpres PBSI dipimpin oleh peraih medali emas Olimpiade Barcelona 1992 yakni Susi Susanti. Wanita kelahiran Tasikmalaya tersebut menjabat sebagai bidang Binpres PBSI periode 2016-2020.

lowongan kerja
lowongan kerja GALVASTELL, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply


Banner Toko

Kolom

GAGASAN
Melawan Hoax Marketing

Gagasan Solopos, Jumat (3/2/2017), Ginanjar Rahmawan, dosen Bisnis dan Kewirausahaan STIE Surakarta yang juga mahasiswa S3 Community Development for SME’s UNS Solo. Beralamat email di rahmawan@stiesurakarta.ac.id. Solopos.com, SOLO — Minggu lalu, 8 Januari 2017, masyarakat anti hoax mendeklarasikan gerakan melawan…