Menpora Imam Nahrawi (Kabar24.bisnis.com) Menpora Imam Nahrawi (Kabar24.bisnis.com)
Kamis, 22 Desember 2016 02:30 WIB JIBI/Solopos/Newswire Indonesia Share :

Soal Pelatih Timnas Indonesia, Menpora Minta Berkualitas

Timnas Indonesia belum memutuskan siapa yang bakal menjadi pelatih kepala selanjutnya.

Solopos.com, JAKARTA – Selepas Piala AFF 2016, Indonesia kini tak memiliki pelatih kepala. Soal pemilihan pelatih itu, Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi meminta PSSI untuk memperhatikan kualitas kandidat.

Indonesia memang tak memiliki pelatih baru menyusul habisnya kontrak Alfred Riedl. Pelatih Austria itu bersama sang asisten, Wolfgang Pikal, hanya dikontrak selama tujuh bulan dan habis setelah Piala AFF 2016.

Riedl sendiri sebelumnya mempertimbangkan untuk pensiun, namun dia juga bakal akan memikirkan lagi seandainya Indonesia memintanya kembali menjadi pelatih. Selain itu, Pikal juga dijagokan untuk menjadi pelatih kepala Timnas Indonesia.

“PSSI pasti punya standar. Namun tolong lihat latar belakang kepelatihannya, lisensi, termasuk tim mana yang pernah dia tangani dengan sukses,” ujar Imam seperti dikutip dari Antaranews, Rabu (21/12/2016).

Menurut dia, pertimbangan-pertimbangan itu penting karena pelatih tim nasional juga diharapkan bisa menularkan ilmunya kepada para pelatih di Indonesia dan para pemain. “Jangan ketika pelatnas selesai, selesai semuanya. Tidak begitu. Harus benar-benar ada ilmu baru yang didapatkan dari pelatih tersebut,” sambungnya.

PSSI sendiri kini masih melakukan evaluasi timnas secara keseluruhan setelah mengikuti Piala AFF 2016. Di ajang itu, Tim Garuda menjadi runner up. Setelah evaluasi itu, PSSI baru akan menunjuk pelatih timnas demi mempersiapkan tim menuju SEA Games 2017 di Malaysia.

lowongan kerja
lowongan kerja NASMOCO SOLO BARU, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply


2

Kolom

GAGASAN
Melawan Hoax Marketing

Gagasan Solopos, Jumat (3/2/2017), Ginanjar Rahmawan, dosen Bisnis dan Kewirausahaan STIE Surakarta yang juga mahasiswa S3 Community Development for SME’s UNS Solo. Beralamat email di rahmawan@stiesurakarta.ac.id. Solopos.com, SOLO — Minggu lalu, 8 Januari 2017, masyarakat anti hoax mendeklarasikan gerakan melawan…