Seorang nasabah sedang menggunakan layanan ATM di sebuah pusat perbelanjaan. Tiga prinsipal kartu anjungan tunai mandiri (ATM) yakni Prima, ATM Bersama dan Alto secara resmi melakukan kerjasama sehingga untuk memudahkan nasabah melakukan transaksi antarbank. (JIBI/Bisnis Indonesia/Dwi Prasetya) Ilustrasi mesin ATM (Dok/JIBI/Bisnis)
Kamis, 22 Desember 2016 22:40 WIB Asiska Riviyastuti/JIBI/Solopos Solo Share :

PEREDARAN UANG
Libur Akhir Tahun, BI Solo Siapkan Rp1,5 Triliun

Peredaran uang, BI Solo menyiapkan dana Rp1,5 triliun untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sepanjang libur akhir tahun.

Solopos.com, SOLO — Bank Indonesia (BI) Solo menyiapkan dana hingga Rp1,5 triliun untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama libur Natal 2016 dan Tahun Baru 2017. Kebutuhan dana masyarakat selama libur panjang akhir tahun ini dinilai tidak akan setinggi saat Lebaran yang mencapai lebih dari Rp2 triliun.

Kepala Perwakilan BI Solo, Bandoe Widiarto, mengungkapkan kebutuhan uang masyarakat paling banyak adalah saat Lebaran. Hal ini karena banyak masyarakat dari luar kota yang datang untuk bersilaturahmi maupun berwisata. Sedangkan pada perayaan Natal, biasanya masyarakat yang pulang kampung dan wisatawan tidak terlalu banyak.

“Kami sudah mengimbau perbankan untuk mengajukan uang untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Rata-rata outflow [uang keluar] normal Rp600 miliar-Rp700 miliar, Natal ini diprediksi naik dua kali lipat menjadi Rp1,5 triliun,” ungkap Bandoe.

Meski begitu, Kepala Sub Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD) Jateng Soloraya ini mengatakan angka tersebut tidak mutlak. Apabila kebutuhan dana di Soloraya lebih dari Rp1,5 triliun, BI Solo siap memenuhi kebutuhan tersebut.

Pemimpin Cabang BRI Solo Sudirman, A. Andy Sulistyo, mengatakan sebagai bank koordinator di Soloraya, sudah meminta kantor cabang pembantu BRI di Wonogiri, Klaten, Boyolali, Karanganyar, Sragen, Sukoharjo, Solo Baru, dan Kartasura untuk menghitung kebutuhan selama libur panjang. Setelah itu baru mengajukan ke BI Solo.

“Penyediaan kas dan di mesin ATM [anjungan tunai mandiri] sangat diperhatikan supaya mampu memenuhi permintaan nasabah. Namun, di akhir tahun ini pengajuan pengambilan uang dari BI tidak terlalu tinggi karena biasanya kebutuhan Natal tidak setinggi Lebaran,” kata dia.

Pemimpin Cabang BNI Solo Arifin, Iwan Affandi, mengatakan BNI menyediakan dana hingga Rp100 miliar untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di Soloraya selama libur panjang ini. Dana tersebut untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di ATM maupun likuiditas bank.

SOLO BAKERY, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
Pelajaran dari First Travel

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (18/8/2017). Esai ini karya Riwi Sumantyo, dosen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah riwi_s@yahoo.com. Solopos.com, SOLO — Ditangkap dan ditahannya Direktur Utama PT First Anugerah Karya Wisata (First…