Ilustrasi Pungli (Dok/JIBI/Solopos) Ilustrasi Pungli (Dok/JIBI/Solopos)
Kamis, 22 Desember 2016 05:40 WIB Bhekti Suryani/JIBI/Harian Jogja Gunung Kidul Share :

PENGAMANAN LIBURAN GUNUNGKIDUL
Polisi Awasi Pungli Retribusi Wisata

Selain mengamankan arus lalu lintas di jalur wisata, pengamanan pos retribusi jadi fokus kepolisian.

Solopos.com, WONOSARI– Polres Gunungkidul berjanji memperketat pengawasan di pos retribusi masuk pantai selatan pada libur Natal dan tahun baru. Buntut kasus pungutan liar (pungli) yang terjadi di pos retribusi pantai selatan beberapa waktu lalu.

Kepala Polres Gunungkidul Ajun Komisaris Polisi (AKBP) Nugrah Trihadi menyatakan, selain mengamankan arus lalu lintas di jalur wisata, pengamanan pos retribusi jadi fokus kepolisian pada libur panjang akhir tahun.

“Tim Saber Pungli [tim Sapu Bersih Pungutan Liar] akan mengawal pos TPR [Tempat Pemungutan Retribusi],” kata Nugrah Trihadi, Rabu (21/12/2016). Pengawasan ketat pada pos TPR menurutnya bertolak dari adanya kebocoran pendapatan daerah beberapa waktu lalu akibat pungli di TRP.

Kebocoran pos retribusi menurutnya telah menggerogoti keuangan daerah yang seharusnya mendapatkan pemasukan lebih dari karcis masuk wisatawan. Ditambahkannya, pada liburan akhir tahun jumlah wisatawan yang berkunjung ke Gunungkidul akan meningkat drastis dibanding hari biasa.

Kenaikan jumlah wisatawan sejatinya diiringi dengan kenaikan pendapatan daerah dari sektor retribusi yang cukup signifikan. Sebelumnya, Polres Gunungkidul telah menangkap tangan petugas TPR yang membocorkan uang hasil retribusi hingga jutaan rupiah. Petugas TPS berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) itu kini telah ditetapkan sebagai tersangka.

Bupati Gunungkidul Badingah pada rapat koordinasi Selasa (20/12) lalu menyatakan, Gunungkidul harus bebas dari pungutan liar. Ia mempersilakan aparat kepolisian menindak tegas anak buahnya yang melakukan pungli. “Kalau ada anak buah saya masih melakukan pungli silakan diberantas,” tegas Badingah.

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Gunungkidul menargetkan kunjungan sebanyak 250.000 jiwa pada musim libur akhir tahun. Mulai dari 23 Desember hingga 2 Januari 2017. Kunjungan wisatawan diprediksi melonjak pada hari H Natal 25 Desember serta pada malam tahun baru.

Kendati libur Natal masih berlangsung pada akhir pekan, namun peningkatan jumlah wisatawan ke Gunungkidul mulai terlihat. Di jalur-jalur utama wisata seperti Jalan Baron mulai terlihat bus-bus pariwisata yang mengular. Kendati demikian belum terjadi antrean atau kemacetan di pintu TPR. Selain bus pariwisata, kendaraan bermotor yang didominasi anak-anak muda juga terlihat mengular di jalur-jalur wisata. Sejumlah destinasi seperti Pantai Baron, Indrayanti, Kukup dan Krakal masih jadi primadona bagi wisatawan yang berkunjung ke Gunungkidul.

Lowongan Pekerjaan
SD dan SMP AL-KAUTSAR, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply


1

Kolom

GAGASAN
Melawan Hoax Marketing

Gagasan Solopos, Jumat (3/2/2017), Ginanjar Rahmawan, dosen Bisnis dan Kewirausahaan STIE Surakarta yang juga mahasiswa S3 Community Development for SME’s UNS Solo. Beralamat email di rahmawan@stiesurakarta.ac.id. Solopos.com, SOLO — Minggu lalu, 8 Januari 2017, masyarakat anti hoax mendeklarasikan gerakan melawan…