Ilustrasi perampok bercelurit (JIBI/Solopos/Dok.) Ilustrasi celurit (JIBI/Solopos/Dok.)
Kamis, 22 Desember 2016 15:50 WIB JIBI/Solopos/Antara Semarang Share :

PEMBUNUHAN SEMARANG
Pembunuh Tukang Parkir Diringkus Polisi

Pembunuhan tukang parkir di Semarang diringkus polisi.

Solopos.com, SEMARANG — Aparat Polrestabes Semarang meringkus pembunuh tukang pakir di ibu kota Jawa Tengah yang sempat kabur selama lima hari.

Kapolrestabes Semarang Kombes Pol. Abiyoso Seno Aji di Semarang, Kamis (22/12/2016), mengatakan tersangka Muhammad Ridwan, 23, warga Dadapsari, Semarang Utara, Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng) ditangkap ketika kabur ke Gemolong, Kabupaten Sragen.

Ridwan kabur setelah membunuh Dona Arianto, 26, tukang pakir di kawasan Pecinan Semawis Semarang, Sabtu (17/12/2016). Menurut Kapolrestabes, pembunuhan tersebut bermula dari kesalahpahaman antara keduanya.

“Tersangka tidak bermaksud membunuh korban. Dia mendatangi korban untuk menjelaskan soal kesalahpahaman,” katanya. Namun, lanjut dia, korban justru mengeluarkan sebilah celurit yang digunakan untuk menyerang pelaku.

Tersangka yang berhasil merebut celurit, balik menyerang sehingga menyebabkan luka di pinggang kanan korban. Berdasarkan keterangan tersangka pelaku itu, kata Abiyoso, dirinya bertindak sendirian dalam kejadian itu.

Dua orang yang sebelumnya diduga ikut membantu aksi pelaku ternyata justru bertujuan melerai perkelahian tersebut. Bersama dengan tersangka diamankan pula barang bukti berupa pakaian yang berlumuran darah korban serta sebuah sepeda motor yang digunakan untuk melarikan diri.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

lowongan pekerjaan
SALESMAN/GIRL, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Darmanto Jatman Bercerita Jawa

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (15/01/2018). Esai ini karya Bandung Mawardi, seorang kritikus sastra. Alamat e-mail penulis adalah bandungmawardi@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Rumah dalam pemahaman peradaban Jawa adalah ruang hidup untuk menjadikan manusia ada dan berada. Pemahaman itu menunjukkan konstruksi…