Rektor Universitas Negeri Semarang (Unnes) Prof. Fathur Rokhman (Youtube.com) Rektor Universitas Negeri Semarang (Unnes) Prof. Fathur Rokhman (Youtube.com)
Kamis, 22 Desember 2016 06:50 WIB JIBI/Solopos/Antara Semarang Share :

KAMPUS DI SEMARANG
Unnes Janji 23% Mahasiswa dari Keluarga Miskin

Kampus di Semarang, Universitas Negeri Semarang, berkomitmen 23% mahasiswanya berasal dari keluarga miskin.

Solopos.com, SEMARANG — Universitas Negeri Semarang (Unnes) berkomitmen memfasilitasi pendidikan bagi mahasiswa kurang mampu. Sekurang-kurangnya 23% dari total mahasiswa yang bakal diterima belajar di kampus di Semarang itu berasal dari kalangan miskin.

“Kalau amanahnya kan minimal 20%. Kami berikan akses untuk mahasiswa kurang mampu sebesar 23% dari kuota,” janji Rektor Unnes Prof. Fathur Rokhman di Semarang, Rabu (21/12/2016). Hal itu diungkapkan pucuk pimpinan kampus negeri di Semarang itu seusai Silaturahmi Mitra Kerja Sama Unnes yang dihadiri berbagai kalangan mitra perguruan tinggi itu, baik industri, lembaga pemerintah, maupun pemerintah daerah.

Fathur mengakui sebagian besar fasilitasi pendidikan bagi mahasiswa miskin itu diperoleh kampus di Semarang itu dari program beasiswa Bidik Misi yang diberikan kepada sekitar 1.500 mahasiswa/tahun. “Untuk mahasiswa Unnes yang dibiayai beasiswa Bidik Misi sampai sekarang ini totalnya sekitar 7.000 mahasiswa. Ya, [fasilitasi] terbesar memang dari program Bidik Misi,” katanya.

Akan tetapi, kata dia, Unnes tidak hanya akam berhenti pada upaya itu, sebab masih ada program bantuan pendidikan dari dana kesetiakawanan yang disisihkan dari para dosen dan tenaga pendidikan. Menurut dia, dosen dan tenaga pendidikan kampus di Semarang itu secara sukarela beramal jariyah dengan menyisihkan pendapatannya yang kemudian dikelola untuk membantu pendidikan mahasiswa kurang mampu.

“Setiap tahunnya, ada sekitar 100 mahasiswa yang dibantu dari dana kesetiakawanan ini. Dana kesetiakawanan ini dikelola oleh lembaga amil zakat infak dan sedekah (Lazis),” katanya.

Selain itu, kata dia, masih ada bantuan beasiswa untuk mahasiswa kurang mampu dari berbagai mitra Unnes, baik perusahaan maupun lembaga yang merupakan milik pemerintah maupun swasta. “Ya, memang jumlahnya belum banyak. Namun, kami berharap dan yakin ke depannya akan makin banyak lembaga dan mitra Unnes yang memberikan bantuan beasiswa [kepada mahasiswa miskin],” katanya.

Setiap tahunnya, kata Fathur, setidaknya ada 6.500 mahasiswa baru Unnes yang diterima di berbagai fakultas dan jurusan yang dimiliki kampus di Semarang yang berjuluk universitas konservasi itu.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

lowongan kerja
lowongan kerja STMIK AUB, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply


1

Kolom

GAGASAN
Melawan Hoax Marketing

Gagasan Solopos, Jumat (3/2/2017), Ginanjar Rahmawan, dosen Bisnis dan Kewirausahaan STIE Surakarta yang juga mahasiswa S3 Community Development for SME’s UNS Solo. Beralamat email di rahmawan@stiesurakarta.ac.id. Solopos.com, SOLO — Minggu lalu, 8 Januari 2017, masyarakat anti hoax mendeklarasikan gerakan melawan…