Wisatawan di Pantai Baron Gunungkidul, Kamis (25/12/2014). (David Kurniawan/JIBI/Harian Jogja) Wisatawan di Pantai Baron Gunungkidul (David Kurniawan/JIBI/Harian Jogja)
Kamis, 22 Desember 2016 07:20 WIB Bhekti Suryani/JIBI/Harian Jogja Gunung Kidul Share :

GELOMBANG TINGGI PANTAI SELATAN
4 Palung Laut di Baron Mengintai, Ini Cirinya

Gelombang Tinggi Pantai Selatan kali ini menimbulkan empat palung laut

Solopos.com, GUNUNGKIDUL — Sejumlah palung laut bermunculan di Pantai Baron, Desa Kemadang, Tanjungsari, Gunungkidul. Wisatawan diminta waspada dari potensi terseret gelombang laut.

Anggota Search and Recue (SAR) Pantai Baron Tugiman menyampaikan palung laut memiliki ciri-ciri air keruh di permukaan namun di bagian dasar air terdapat arus yang kencang. Arus itulah yang kerap menyeret wisatawan ke tengah laut. Di antaranya tidak dapat diselamatkan.

(Baca Juga : GELOMBANG TINGGI PANTAI SELATAN : 4 Palung Laut Muncul di Baron, Wisatawan Terancam)

Apalagi saat ini, mulai terjadi peningkatan wisatawan berkunjung ke Pantai Baron memasuki musim libur sekolah serta jelang libur Natal dan tahun baru.

“Hari biasa, biasanya sepi pengunjung. Belakangan ini hari biasa saja ramai. Apalagi nanti kalau sudah pukul tiga atau empat sore lebih ramai lagi,” papar dia, Rabu (22/12/2016)

Wasno, anggota SAR lainnya mengatakan, petugas bersiaga mengamankan pantai. Perahu cepat jetsky yang diawaki SAR Baron setiap saat berpatroli di pantai dan sungai menghalau wisatawan supaya tidak berenang ke tengah.

“Kalau ada kecelakaan laut atau terseret ombak, bisa cepat tertolong dengan jetsky ini,” papar Wasno.

Menurut dia, sejak wisatawan mulai ramai belakangan ini, hampir tiap hari ditemukan wisatawan terseret arus pantai selatan. Beruntung semuanya dapat diselamatkan petugas SAR.

“Hari ini ada dua yang terseret, cuma tidak masuk laporan atau catatan karena tidak sampai fatal. Yang terseret arus tidak sampai mengalami sakit,” imbuhnya lagi.

Selain palung laut, keberadaan sungai Pantai Baron juga harus diwaspadai wisatawan. Terjadi pendalaman sungai hingga empat meter sejak musim hujan ditambah abrasi. Pekan lalu, arus deras sungai Pantai Baron telah menewaskan satu orang wisatawan.

SAR Wilayah II Gunungkidul memiliki anggota sebanyak 55 orang. Puluhan anggota itu bertugas menjaga 16 pantai dari Pok Tunggal hingga Pantai Gesing. Pantai Baron sendiri setiap harinya dijaga sebanyak sembilan personil SAR karena pantai ini paling ramai dikunjungi wisatawan.

LOWONGAN PEKERJAAN
SUMBER BARU LAND, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Elite Oligarki dalam Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (6/12/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Dari manakah asal elite politik Indonesia pascareformasi ini? Sejak awal masa reformasi elite…