Bus Langsung Jaya nyaris terbakar, Kamis (22/12/2016), (Facebook/Ryan Go Wong) Bus Langsung Jaya nyaris terbakar, Kamis (22/12/2016), (Facebook/Ryan Go Wong)
Kamis, 22 Desember 2016 18:46 WIB Kurniawan/JIBI/Solopos Peristiwa Share :

Beredar Kabar Gara-Gara Telolet? Ini Kronologi Bus Langsung Jaya Nyaris Terbakar

Bus Langsung Jaya nyaris terbakar karena korsleting kelistrikan.

Solopos.com, KARANGANYAR — Bus Langsung Jaya nyaris terbakar di Terminal Karangpandan, Karanganyar, Kamis (22/12/2016) sore. Sebelumnya beredar kabar di Facebook penyebab peristiwa tersebut diduga karena terjadi korsleting klakson telolet.

Bus Langsung Jaya nyaris terbakar, Kamis (22/12/2016), (Facebook/Ryan Go Wong)

Bus Langsung Jaya nyaris terbakar, Kamis (22/12/2016), (Facebook/Ryan Go Wong)

Kamis sore, grup Facebook diramaikan postingan Ryan Go Wang yang mengabarkan, “Diduga gara2 TELOLET E konslet, langsung jaya terbakar di terminal Karangpandan.” Postingan tersebut disertai dengan foto-foto yang menggambarkan asap mengebul dari bus.

Informasi yang dihimpun Solopos.com, bus baru masuk kawasan terminal saat tiba-tiba muncul asap dari bagian mesin. Mengetahui hal itu sekitar 15 penumpang yang berada di dalam bus langsung keluar.

Sopir dan kernet bus dibantu petugas terminal langsung berusaha memadamkan sumber asap. Upaya tersebut dilakukan secara manual dengan menyiramkan air ke bagian bus yang mengeluarkan asap.

“Hanya nyaris [terbakar]. Penyebabnya korsleting di bagian kelistrikannya di bagian mesin. Kejadian sekitar pukul 11.00 WIB. Tapi dalam waktu 15 menit situasi bisa dikendalikan,” ujar Camat Karangpandan, Aji Pratama Heru K., saat dihubungi Solopos.com melalui telepon seluler.

Akibat kejadian itu bagian mesin bus hangus. Peristiwa tersebut sempat menarik perhatian warga yang sedang berada di terminal. “Tidak lama setelah itu montir datang, lalu bus dibawa ke garasi di Nigasan [Karangpandan]. Penumpangnya dioper ke bus lain,” kata dia.

Kepala Bidang (Kabid) Angkutan Dishubkominfo Karanganyar, Rusdiyanto, saat dihubungi Solopos.com melalui ponsel, Kamis sore, mengaku tidak mendapat laporan ihwal insiden di Terminal Karangpandan. Petugas terminal maupun pengelola bus tak melaporkan kejadian tersebut. “Tidak ada laporan yang masuk ke saya,” ujar dia.

Sekring Baik

Rusdiyanto menjelaskan, sebenarnya potensi bus terbakar lebih kecil bila sekring arus listrik di bus berfungsi dengan baik. Sebab bila terjadi korsleting, arus listrik langsung diputus oleh sekring tersebut.

Untuk itu dia menekankan pentingnya pengecekan rutin kondisi armada oleh teknisi internal PO. Pengecekan rutin juga penting untuk mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas. Pengecekan kondisi armada bisa meliputi sistem pengereman, lampu, dan kelistrikan.

“Masing-masing PO kan punya teknisi internal. Sebaiknya dilakukan pengecekan rutin oleh teknisi untuk memastikan armada dalam kondisi baik. Apalagi ini menjelang libur Natal dan tahun baru di mana kemungkinan terjadi peningkatan penumpang angkutan umum,” kata dia.

Rusdiyanto menyatakan pihaknya rutin melakukan uji/kir berkala kendaraan angkutan umum. Bila ada armada yang tidak melakukan kir kendaraan selalu dikirimi surat pemberitahuan saatnya pengujian. “Kita pro aktif komunikasi dengan pengusaha angkutan,” imbuh dia.

OMEGA COM SOLO, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
Kepada H.B. Jassin

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (31/7/2017). Esai ini karya Hanputro Widyono, editor buku Jassin yang Kemarin (2017) danĀ  berstatus mahasiswa di Program Studi Sastra Indonesia Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah hanputrowidyono@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Jassin…