Petugas K-9 menggunakan anjing pelacak saat melakukan pengecekan terhadap kendaraan pengunjung, Kamis (22/12/2016). (Yudho Priambodo/JIBI/Harian Jogja) Petugas K-9 menggunakan anjing pelacak saat melakukan pengecekan terhadap kendaraan pengunjung, Kamis (22/12/2016). (Yudho Priambodo/JIBI/Harian Jogja)
Kamis, 22 Desember 2016 18:27 WIB Yudho Priambodo/JIBI/Harian Jogja Sleman Share :

BANDARA ADISUTJIPTO
Perketat Pengamanan, Petugas Gunakan Anjing Pelacak

Bandara Adisutjipto menggunakan pengamanan berupa anjing pelacak

Solopos.com, SLEMAN– Menghadapi libur panjang hari Raya Natal 2016 dan tahun Baru 2017 pengamanan bandara Adisutjipto diperketat. Petugas gabungan dengan dibantu anjing pelacak (K-9) ikut membantu pemeriksaan dari barang bawaan dari para penumpang.

Komandan Lanud (Danlanud) Adisutjipto, Marsma Novyan Samyoga mengatakan hal tersebut dilakukan dalam rangka mengantisipasi ganguan-gangguan yang mungkin terjadi. Selain itu untuk memperketat pemeriksaan pihak Bandara juga membuka Posko Terpadu pengamanan.

Ia menambahkan ratusan petugas akan disiagakan untuk menjaga kondusifitas bandara. “Petugas gabungan dari TNI AU, Polisi, Keamanan Bandara, Basarnas,  dan beberapa instansi lainnya. Sedangkan K-9 yang disiagakan tersebut sebelumnya telah dilatih untuk mendeteksi narkoba maupun adanya indikasi bahan peledak,” katanya, Kamis (22/12/2016).

Dikatakan Danlanud untuk saat ini ada tiga jenis gangguan yang menjadi perhatian petugas, yakni gangguan ancaman terorisme, gangguan kriminalitas, seperti pencopetan, pencurianz dan penyelundupan narkoba, dan gangguan ketertiban karena banyaknya masyarakat yang memadati bandara.

Pengamanan ini bertujuan agar masyarakat yang ingin berlibur menggunakan jalur udara dapat nyaman dan aman. Novyan berpesan supaya para penumpang jangan mencoba-mencoba melakukan tindakan kriminal, pasalnya petugas akan melakukan tindakan tegas jika hal-hal teesebut terjadi.

lowongan kerja, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply


1

Kolom

GAGASAN
Melawan Hoax Marketing

Gagasan Solopos, Jumat (3/2/2017), Ginanjar Rahmawan, dosen Bisnis dan Kewirausahaan STIE Surakarta yang juga mahasiswa S3 Community Development for SME’s UNS Solo. Beralamat email di rahmawan@stiesurakarta.ac.id. Solopos.com, SOLO — Minggu lalu, 8 Januari 2017, masyarakat anti hoax mendeklarasikan gerakan melawan…