Kapolres Kulonprogo, AKBP Nanang Djunaedi mengecek kesiapan personel dalam apel gelar pasukan gabungan TNI dan Polri di halaman Mapolres Kulonprogo, Selasa (29/11/2016). (Rima Sekarani I.N./JIBI/Harian Jogja) Kapolres Kulonprogo, AKBP Nanang Djunaedi mengecek kesiapan personel dalam apel gelar pasukan gabungan TNI dan Polri di halaman Mapolres Kulonprogo, Selasa (29/11/2016). (Rima Sekarani I.N./JIBI/Harian Jogja)
Rabu, 21 Desember 2016 20:55 WIB Sekar Langit Nariswari/JIBI/Harian Jogja Kulon Progo Share :

Polres Kulonprogo Siapkan 245 Personil Jelang Akhir Tahun

Polres Kulonprogo mempersiapkan pengamanan Natal dan Tahun Baru

Solopos.com, KULONPROGO-Polres Kulonprogo menyiapkan 245 personil untuk menghadapi perayaan Natal dan Tahun Baru. Pengamanan akan dilakukan pada sejumlah tempat ibadah dan juga jalur wisata.

Kapolres Kulonprogo, AKBP Nanang Djunaedi mengatakan personil akan disebar di sejumlah pos keamanan Operasi Lilin sepanjang Sentolo hingga Temon.

“Akan dijaga gereja serta tempat lain yang akan digunakan untuk perayaan Natal dan Tahun Baru,” jelasnya pada Rabu (21/12/2016). Selain itu, sejumlah jalur wisata yang diprediksi ramai pengunjung juga akan dijaga.

Lebih lanjut, pengamanan khusus akan dilakukan dengan body system khususnya untuk pengamanan gereja. Saat ini, Polres Kulonprogo telah melakukan koordinasi awal dengan pendeta maupun pimpinan gereja. Koordinasi dilakukan terkait dengan pengamanan internal serta jadwal pelaksanaan ibadah.

Liburan Natal dan Tahun Baru yang bersamaan dengan masa rehat sekolah diprediksi akan meningkatkan keramaian. Selain itu, keberadaan sejumlah wisata baru di Kulonprogo juga akan menambah jumlah pengunjung. Terdapat 29 gereja dan 47 kapel di Kulonprogo.

Dari jumlah tersebut, akan ada 8 gereja yang mendapatkan prioritas salah satunya Santa Theresia Boro, Santa Maria Kentheng, dan Bunda Penasehat Wates.

Kasatlantas Polres Kulonprogo, AKP Imam Bukhori menjelaskan operasi lilin akan dilangsungkan pada 23 Desember hingga 1 januari. Objek wisata Kalibiru sendiri dinilai masih minim lokasi parkir yang memadai sehingga diprediksi akan terjadi kemacetan.

Berdasarkan pantauan, paling tidak ada 8.000 pengunjung yang masuk ke area Kalibiru pada hari libur biasa. Sedangkan objek wisata Glagah dianggap memiliki kapasitan yang memadai untuk para wisatawan. Sejumlah lokasi parkir di sana mampu menampung sekitar 500 kendaraan.

lowongan kerja
lowongan kerja PERUSAHAAN FURNITURE, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply


1

Kolom

GAGASAN
Melawan Hoax Marketing

Gagasan Solopos, Jumat (3/2/2017), Ginanjar Rahmawan, dosen Bisnis dan Kewirausahaan STIE Surakarta yang juga mahasiswa S3 Community Development for SME’s UNS Solo. Beralamat email di rahmawan@stiesurakarta.ac.id. Solopos.com, SOLO — Minggu lalu, 8 Januari 2017, masyarakat anti hoax mendeklarasikan gerakan melawan…