Semarang National English Competition (SNEC) digelar di Kompleks Lawang Sewu, Jl. Pemuda, Sekayu, Semarang Tengah, Kota Semarang, Jateng, Minggu (18/12/2016) malam. (Facebook.com-Humas Pemkot Semarang) Semarang National English Competition (SNEC) digelar di Kompleks Lawang Sewu, Jl. Pemuda, Sekayu, Semarang Tengah, Kota Semarang, Jateng, Minggu (18/12/2016) malam. (Facebook.com-Humas Pemkot Semarang)
Rabu, 21 Desember 2016 09:50 WIB R. Wibisono/JIBI/Semarangpos.com Semarang Share :

Lomba Bahasa Inggris Tingkat Nasional Digelar di Lawang Sewu

Lomba bahasa Inggris tingkat nasional diselenggarakan di kompleks Lawang Sewu, Kota Semarang.

Solopos.com, SEMARANG — Lomba bahasa Inggris tingkat nasional yang bertajuk Semarang National English Competition (SNEC) digelar di Kompleks Lawang Sewu, Jl. Pemuda, Sekayu, Semarang Tengah, Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng), Minggu (18/12/2016) malam. Acara tersebut terselenggara berkat kerja sama antara Lembaga Pendidikan Bahasa Inggris LIA dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang.

Kompetisi tersebut diikuti 500 pelajar sekolah dasar (SD) hingga sekolah menengah atas (SMA) yang dibagi dalam lima kategori, yakni Show & Tell, Story Telling, Giving Presentation, Teacher’s Showcase, dan Spelling Bee. Para peserta yang hadir dari seluruh daerah di Indonesia itu tak hanya mengikuti lomba, namun juga mengunjungi berbagai macam objek wisata yang menjadi ikon Kota Semarang.

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, juga hadir dalam acara tersebut. Hendi—sapaan akrab sang wali kota—juga membuka ajang kompetisi bahasa Inggris bertaraf nasional yang baru kali pertama diadakan di Kota Semarang itu.

Dalam sambutannya, Hendi menyampaikan apresiasi positif terhadap acara tersebut. Menurutnya, kegiatan itu diselenggarakan sebagai salah satu upaya nyata untuk menyiapkan sumber daya manusia yang percaya diri untuk melakukan terobosan dalam menghadapi tantangan kompetisi internasional. Hendi juga berharap Semarang National English Competition (SNEC) dapat menjadi pemacu masyarakat agar dapat lebih meningkatkan kemampuan berbahasa Inggrisnya masing-masing.

Sementara itu, Ketua yayasan LIA, Hendardji Soepandji, mengungkapkan alasan dipilihnya Kota Semarang menjadi tempat penyelenggaraan national English competition kali ini adalah karena Semarang merupakan salah satu pusat perdagangan dan pemerintahan. “Hal ini menunjukkan bahwa Semarang merupakan kota yang penuh potensi serta kreativitas dari para pemudanya,” tuturnya seperti dikutip akun Facebook Humas Pemkot Semarang.

Hendardji juga menyampaikan tujuan acara terbut adalah untuk meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris bagi para siswa SD hingga SMA. “Selain itu, juga untuk memperkenalkan sektor pariwisata yang dimiliki oleh Kota Semarang dan yang terpenting adalah sebagai wujud tanggung jawab LIA dalam ikut serta mencerdaskan kehidupan bangsa,” pungkasnya.

Setelah mengikuti kompetisi itu, peserta sempat diajak berkeliling mengunjungi beberapa objek wisata di Semarang seperti Lawang Sewu, Tugu Muda, Kota Lama, termasuk Gereja Blenduk dan Taman Sri Gunting. Peserta juga diajak berwisata kuliner mencicipi makanan khas dan oleh-oleh khas Kota Semarang. (Ginanjar Saputra/JIBI/Semarangpos.com)

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Leave a Reply


3

Kolom

GAGASAN
Melawan Hoax Marketing

Gagasan Solopos, Jumat (3/2/2017), Ginanjar Rahmawan, dosen Bisnis dan Kewirausahaan STIE Surakarta yang juga mahasiswa S3 Community Development for SME’s UNS Solo. Beralamat email di rahmawan@stiesurakarta.ac.id. Solopos.com, SOLO — Minggu lalu, 8 Januari 2017, masyarakat anti hoax mendeklarasikan gerakan melawan…