Status Facebook Melani Eka Kurniawan Indriyani dianggap banyak netizen menghina petani. (Facebook.com- Mas Jenengku Sopo Kusopo) Status Facebook Melani Eka Kurniawan Indriyani dianggap banyak netizen menghina petani. (Facebook.com- Mas Jenengku Sopo Kusopo)
Rabu, 21 Desember 2016 12:50 WIB R. Wibisono/JIBI/Semarangpos.com Semarang Share :

Liputan Kendal Terkini Banjir Cibiran Penulis Status Hina Petani

Liputan Kendal Terkini heboh akibat status seorang pengguna Facebook yang dianggap menghina tani.

Solopos.com, KENDAL – Publik pengguna Internet (netizen) yang tergabung dalam grup Facebook Liputan Kendal Terkini, Selasa (20/12/2016) siang, digegerkan dengan status yang diunggah slah seorang pengguna Facebook member grup itu.

Kehebohan netizen member grup Liputan Kendal Terkini itu berawal saat pengguna akun ?Mas Jenengku Sopo Kusopo mengunggah sebuah print-screen tampilan status milik pengguna akun Facebook Melani Eka Kurniawan Indriyani. Menurutnya, status yang disematkan Melani Eka Kurniawan Indriyani itu menghina semua petani.

Status Facebook Melani Eka Kurniawan Indriyani dianggap banyak netizen menghina petani. (Facebook.com- Mas Jenengku Sopo Kusopo)

Status Facebook Melani Eka Kurniawan Indriyani dianggap banyak netizen menghina petani. (Facebook.com- Mas Jenengku Sopo Kusopo)

Menurut Melani, semua petani di Indonesia hanyalah lulusan sekolah dasar dan tak mengerti cara bercocok tanam yang baik. Bukan hanya itu, menurutnya semua petani di Indonesia itu bodoh dan beras yang dihasilkan petani di Indonesia pun tak higenis.

Sontak hal itu membuat beberapa member grup Liputan Kendal Terkini menanggapi dengan bermacam-macam reaksi. Beberapa di antara mereka mengungkapkan kemarhan, ada yang hanya mencibir pengguna akun Melani Eka Kurniawan Indriyani, namun ada pula yang menulis kata-kata kotor dalam kolom komentar. Namun ada pula segelintir netizen yang menanggapinya dengan kepala dingin.

“Aku anake wong tani, kamu jangan menghina orang tani, sini kau ku jadikan pupuk,” tulis pengguna akun akun Por Lin.

Sementara itu, pengguna akun Facebook Kusnun Rozikin mengungkapkan bahwa akun yang memiliki status menghina petani itu adalah akun palsu. Akun palsu berarti nama dan foto yang dipasang pada akun tersebut bukan milik penggunanya. Kusnun Rozikin juga mengatakan pengguna akun Melani Eka Kurniawan Indriyani hanya ingin memancing reaksi netizen member Liputan Kendal Terkini.

Kendati demikian, cibiran netizen terus bergulir pada kolom komentar. Hingga Selasa (20/12/2016) pukul 16.20 WIB, kiriman tersebut telah dibanjiri 350 komentar dan sudah dibagikan ke beberapa grup Facebook lain. (Ginanjar Saputra/JIBI/Semarangpos.com)

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

 

lowongan kerja
lowongan kerja PT.TUMBAKMAS NIAGASAKTI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply


Banner Toko

Kolom

GAGASAN
Kasus Klaten Mengingat Pejabat Pengingkar Amanat

Gagasan Solopos ini telah terbit di HU Solopos Edisi Rabu (4/1/2017). Buah gagasan Muhammad Milkhan, pengurus cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Klaten yang beralamat email di milkopolo@rocketmail.com. Solopos.com, SOLO — Predikat laknat memang pantas disematkan kepada para pejabat yang mengingkari amanat. Para pejabat…