Sejumlah makanan oleh-oleh terbukti mengandung zat pewarna tekstil berbahaya dalam pantauan pasar yang dilakukan di Pasar Wates pada Selasa (20/12/2016). Harga kebutuhan pokok juga dinyatakan stabil jelang akhir tahun. (Sekar Langit Nariswari/JIBI/Harian Jogja) Sejumlah makanan oleh-oleh terbukti mengandung zat pewarna tekstil berbahaya dalam pantauan pasar yang dilakukan di Pasar Wates pada Selasa (20/12/2016). Harga kebutuhan pokok juga dinyatakan stabil jelang akhir tahun. (Sekar Langit Nariswari/JIBI/Harian Jogja)
Rabu, 21 Desember 2016 05:19 WIB Sekar Langit Nariswari/JIBI/Harian Jogja Kulon Progo Share :

HARGA KEBUTUHAN POKOK
Stok Aman, Harga Masih Naik

Harga kebutuhan pokok alami naik turun

Solopos.com, KULONPROGO — Sejumlah harga kebutuhan pokok di Pasar Wates dinyatakan relatif stabil jelang liburan akhir tahun. Sugeng Purwanta, Kepala Biro Adimintrasi Perekonomian DIY mengatakan hanya sejumlah kebutuhan yang harganya naik seperti telur ayam dan ayam potong yang naik berkisar Rp2.000 per kilogram.

“Tidak ada stock buying skala besar jadi harganya relatif stabil,”ujarnya usai pantauan harga, Selasa (20/12/2016)

Kebutuhan yang masih dalam harga normal antara lain beras, gula pasir, bawang, kacang tanah, minyak goreng, dan tepung terigu.  Selain itu, daging sapi dan cabai juga masih bertahan di harga normal meski tetap tinggi. Sugeng berharap jika stabilitas harga ini tetap bertahan meski kemungkinan tetap akan ada kenaikan beberapa waktu mendatang.

Lebih lanjut, pemerintah daerah kemungkinan akan melakukan sejumlah kebijakan pasar jika ada kenaikan harga yang keterlaluan. Ia menyebutkan jika trik kebijakan paling cepat ialah dengan melakukan operasi pasar untuk mengendalikan harga.

Hal sebaliknya dinyatakan oleh Dwi Erawati, salah satu pedagang sembako yang mengatakan hampir semua kebutuhan pokok naik selama beberapa waktu terakhir. Ia menyebutkan kenaikan terjadi pada bumbu dapur dan sayur hingga kisaran Rp3.000 hingga Rp 5.000. Bahkan, cabai rawit melonjak hingga harga Rp80.000 per kilogram. Padahal, bumbu dapur ini sempat dijual dengan harga Rp25.000 per kilogram ketika musim panen beberapa waktu lalu. “Pembeli ya akhirnya mengurangi belanjanya,”keluhnya.

LOWONGAN PEKERJAAN
Taman Pelangi Jurug, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…