telolet challenge kereta api (Instagram) telolet challenge kereta api (Instagram)
Rabu, 21 Desember 2016 11:45 WIB Muhammad Rizal Fikri/JIBI/Solopos.com Peristiwa Share :

DEMAM TELOLET
Sekarang Giliran Kereta Dimintai “Om Telolet Om”

Trending sosmed kali ini tentang #teloletchallenge.

Solopos.com, SOLO – Kegiatan unik meminta bus membunyikan klaksonnya semakin viral di media sosial. Kegiatan yang sebelumnya lekat dengan bocah-bocah itu kini merambah semua usia. Bahkan karena semakin tren, kegiatan yang disebut dengan telolet challenge ini sampai meminta kereta untuk membunyikan klaksonnya.

Om telolet om, telolet’ adalah ucapan yang seolah-olah wajib digunakan saat membuat telolet challenge. Biasanya, orang-orang yang melakukan telolet challenge bersiap di pinggir jalan dengan ponsel siap merekam bus-bus dengan bunyi klakson unik. Setelah sebelumnya ada video kocak telolet challenge pada pesawat, belum lama ini ada telolet challenge kepada kereta api.

Berdasarkan penelusuran Solopos.com, Selasa (20/12/2016), video tersebut diunggah oleh akun @ezawidiandika, Senin (19/12/2016). Pria bernama Eza itu adalah seorang masinis, ia bersama beberapa temannya membuat video telolet challenge terhadap lokomotif kereta yang akan diparkir [https://www.instagram.com/p/BOMQXY7gxNh/]

Om telolet om, telolet,” teriak Eza dan teman-temannya.

Hingga Selasa malam pukul 18.30 WIB, video yang diunggah di Stasiun Sidotopo, Surabaya itu sudah ditonton lebih dari 2.600 kali. Puluhan netizen mengomentari aksi Eza dan kawan-kawannya itu.

Lucu,” tulis akun @erma_rahma­_sari.

Bikin kaya gini yuk,” tulis akun @lailafrahma.

Ada yang bilangnya toliet,” tulis akun @lordsandy28.

LOWONGAN PEKERJAAN
PT.MICROVISION INDONESIA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…