Belasan anak berusia belasan berburu rekaman video klakson tolalet bus di trotoar dekat pintu masuk Terminal Tingkir, Kota Salatiga, Sabtu (14/5/2016) sore. (Imam Yuda Saputra/JIBI/Semarangpos.com) Belasan anak berusia belasan berburu rekaman video klakson telolet bus di trotoar dekat pintu masuk Terminal Tingkir, Kota Salatiga, Sabtu (14/5/2016) sore. (Imam Yuda Saputra/JIBI/Semarangpos.com)
Rabu, 21 Desember 2016 20:50 WIB Imam Yuda Saputra/JIBI/Semarangpos.com Semarang Share :

DEMAM TELOLET
7 Bulan Jadi Hobi Anak-Anak Salatiga, Rekaman Telolet Kini Mendunia

Demam telolet yang kini menjadi perhatian insan dunia maya, (netizen) sedunia sudah menggejala di Salatiga sejak sekurangnya tujuh bulan silam.

Solopos.com, SALATIGA – Belasan anak berusia sekitar belasan tahun terlihat mengumpul di trotoar dekat pintu masuk Terminal Tingkir, Kota Salatiga, Sabtu, 14 Mei 2016 sore. Sambil memegang gadget, para bocah itu mengawasi laju setiap bus besar atau antar kota antar provinsi (AKAP) yang masuk ke terminal itu. Kelak rekaman video karya mereka itu turut berperan mengemakan fenomena Om Telolet Om yang mendunia.

Demi mendapatkan rekaman video suara klakson telolet terbaik, anak-anak itu memberikan isyarat kepada sang supir bus agar membunyikan klaksonnya. Ada sopir yang memberikan respons, namun juga ada yang enggan. Setelah satu jam, sorak-sorai terdengar dari belasan anak itu. Mereka berteriak kegirangan karena salah satu bus merespons keinginan mereka dengan membunyikan klakson.

Tak tanggung-tanggung, bus PO Laju Prima yang datang dari arah Solo itu membunyikan klakson bernada telolet yang cukup nyaring dan panjang. Bunyi klakson inilah yang ditunggu para anak-anak itu sejak lama.

Mereka memang sengaja menantikan bunyi klakson telolet dari bus-bus itu. Bunyi itu mereka rekam dan kemudian diunggah ke media sosial, seperti Youtube maupun Facebook. Salah seorang anak pemburu bunyi telolet, Galang Pramudita Syarifudin, mengaku sudah sejak beberapa bulan terakhir memburu bunyi telolet dari klakson bus-bus besar. Alasannya memburu telolet itu tak lain hanya untuk bersenang-senang.

“Seru saja. Apalagi kalau bisa dapat rekaman suara teloletnya yang panjang dan lama. Nanti, rekamannya kami unggah ke Facebook atau Youtube untuk diadu dengan rekaman milik teman yang lain,” ujar siswa kelas VI SDIT Tengaran, Kabupaten Semarang itu kepada Solopos.com, Sabtu (14/5/2016).

Lampu strobo
Sementara itu, salah seorang rekan Galang, Rafik, 15, warga Bringin, mengaku tidak semua bus bisa membunyikan telolet. Biasanya, bus yang membunyikan klakson telolet itu dari kejauhan sudah terdeteksi karena menggunakan lampu strobo. “Barusan [PO Laju Prima] itu artisnya. Selain membunyikan klakson telolet, bus itu juga dipasangi lampu strobo. Kelihatan keren. Apalagi, bunyi teloletnya sampai delapan nada, jadi panjang,” tutur Rafik.

Kebiasaan anak-anak di Salatiga memburu bunyi telolet ini memang sudah terjadi sejak lama. Bahkan, kebiasaan ini sudah menjadi tren karena jumlahnya semakin banyak. Biasanya mereka memburu bunyi telolet di pinggir jalan setiap sorenya. Tapi, yang paling banyak jelas berada di sekitar wilayah Terminal Tingkir yang menjadi jalur keluar-masuk bus-bus besar.

Salah seorang petugas Terminal Tingkir, Damsiwi, 53, mengaku tidak mempermasalahkan dengan kebiasaan anak-anak yang rata-rata masih duduk di bangku SD itu dalam memburu bunyi telolet dari klakson bus besar. Hanya saja, ia berharap dalam memburu kesenangan itu, anak-anak itu tetap memperhatikan keselamatan. “Kalau di terminal, ya saya ijinkan cuma di luar enggak boleh masuk. Saya khawatir saja, kalau mereka terlena memburu kesenangan, justru bisa membahayakan keselamatan,” ujar Damsiwi.

Setelah berbulan-bulan berlalu, kini rekaman video jarya anak-anak salatiga dan rekan-rekan mereka dari berbagai daerah menjadi fenomena dunia. Rekaman video yang diunggah bersama key word Om Telolet Om menjadi viral di media-media sosial. Bahkan para selebritas dunia turut serta menggemakan Om Telolet Om di dinding media sosial mereka dan dijawab tulisan yang sama oleh fans masing-masing.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

 

lowongan pekerjaan
ERA PLATINUM SOLO, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply


Iklan Cespleng
  • MOBIL DIJUAL JUAL DAIHATSU Terios’09 TX AD-Solo,NomerCantik,An/Sendiri,Istimewa,Harga Nego,Hub:08…
  • LOWONGAN CR SALES Konveksi,Wanita,Usia 24-38Th,Gaji Pokok+Uang Makan+Bensin+Bonus.Hub:DHM 082134235…
  • RUMAH DIJUAL DIJUAL RUMAH Sederhana,Jl,Perintis Kemerdekann No.50(Utara Ps.Kabangan)L:12×7 Hub:081…
Lihat Semua Iklan baris!

Kolom

GAGASAN
Peringkat dan Mutu Perguruan Tinggi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (13/9/2017). Esai ini karya Johan Bhimo Sukoco, dosen Ilmu Administrasi Negara di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Slamet Riyadi, Solo. Alamat e-mail penulis adalah johanbhimo@yahoo.co.id. Solopos.com, SOLO — Kementerian Riset Teknologi dan…