Social Kitchen pascadisweeping (Istimewa) Social Kitchen pasca-sweeping (Istimewa)
Selasa, 20 Desember 2016 11:19 WIB Imam Yudha/JIBI/Semarangpos.com Peristiwa Share :

Resto Social Kitchen Solo Disweeping, Polda Jateng Tangkap 5 Orang

Resto Social Kitchen Solo disweeping, Minggu (18/12/2016).

Solopos.com, SOLO — Polda Jateng akhirnya menangkap lima orang yang diduga menjadi pelaku aksi sweeping di Restoran Social Kitchen Solo. Penangkapan dilakukan sejak Senin (19/12/2016) malam hingga Selasa (20/12/2016) pagi tadi.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Restoran Social Kitchen  yang berlokasi di Stabelan, Banjarsari Solo, disweeping Minggu (18/12/2016) pukul 01.30 WIB oleh sekelompok massa berjubah. (Baca Juga: Begini Tanggapan LUIS soal Kasus Social Kitchen)

Kasus kekerasan yang terjadi Resto Social Kitchen, Solo, kini telah ditangani Kepolisian Daerah (Polda) Jateng. Kepala Bidang (Kabid) Hubungan Masyarakat (Humas) Polda Jateng, Kombes Pol Djarod Padakova, mengungkapkan pihaknya telah menangkan lima dari delapan tersangka kasus kekerasan yang disertai penganiayaan di Social Kitchen.

“Iya, ada lima orang tersangka yang saat ini telah kami amankan. Kelimanya saat ini tengah menjalani pemeriksaan di Mapolda,” ujar Djarod saat dihubungi Solopos.com, Selasa (20/12/2016).

Kelima orang yang ditangkap tersebut antara lain, EL beralamat di Gandu RT 01/RW 02, Sawahan, Ngemplak, Boyolali. EL ditangkap pada Senin malam di Jl Letjen Suprapro depan lapangan Sumber; JS, warga Kusumodilagan RT 05/RW 10, Joyosuran, Pasar Kliwon Solo, ditangkap di rumahnya; HS warga Ngruki RT 07/RW 16, Cemani Grogol Sukoharjo ditangkap di kediamannya; S alias YS warga Pringgolayan Serengan Solo ditangkap di rumahnya dan terakhir S alias SA warga Jl Slamet Riyadi Kartasura, Sukoharjo ditangkap pada Selasa pagi.

Hingga berita ini diturunkan mereka masih diperiksa penyidik Polda Jateng.

 

 

LOWONGAN PEKERJAAN
QUALITY CONTROL & ADMIN, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…