Ilustrasi (google/rrimakassar) Ilustrasi (google/rrimakassar)
Selasa, 20 Desember 2016 04:40 WIB Sunartono/JIBI/Harian Jogja Kota Jogja Share :

PENJABAT WALIKOTA JOGJA
Sulistyo Bisa Diperpanjang

Pemda DIY kembali mengajukan tiga nama pejabat ke Kementrian Dalam Negeri untuk mengemban sebagai penjabat Walikota.

Solopos.com, JOGJA – Pemda DIY kembali mengajukan tiga nama pejabat ke Kementrian Dalam Negeri untuk mengemban sebagai penjabat Walikota Jogja yang habis masa jabatan hingga Selasa (20/12/2016) hari ini.

Dari tiga nama tersebut, salah satunya adalah Sulistyo yang kini telah menjabat sebagai Pelaksana Tugas (PLT) Walikota Jogja untuk menyelesaikan masa jabatan Walikota Jogja 2011 – 2016. Sulistyo masih berpotensi melanjutkan jabatannya dari PLT Walikota sebagai Penjabat Walikota Jogja.

Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X menyatakan, pihaknya telah mengajukan tiga nama pejabat di lingkungan Pemda DIY untuk diusulkan menduduki jabatan Penjabat Walikota Jogja.

Raja Ngayogyakarta ini tak menampik jika salahsatu dari tiga nama tersebut adalah Sulistyo yang kini telah menjabat sebagai PLT Walikota Jogja. Namun dua nama lainnya masih dirahasiakan.

Ket seprene durung metu kok [hingga kemarin surat penunjukan dari Kemendagri belum turun ke daerah],” ungkap Sultan di Bangsal Kepatihan, Senin (19/12).

Meski masa jabatan Sulistyo sebagai PLT Walikota habis hingga Selasa (20/12) hari ini dan surat dari Kemendagri hingga kemarin belum turun, namun Sultan tidak risau. Alasannya karena saat ini sudah ada pejabat yang menjadi orang nomor satu di Kota Jogja dengan jabatan sebagai PLT Walikota.

“Belum, yo embuh [belum tahu siapa yang ditunjuk, terserah Kemendagri], kan sudah ada pejabat kan tidak ada masalah [saat ini PLT Walikota Jogja],” ucapnya.

Ditanya kemungkinan Sulistyo diperpanjang untuk melanjutkan jabatannya sebagai Penjabat Walikota Jogja, Sultan menyatakan hal itu bisa saja terjadi. Tetapi, segala keputusan berada tangan Kemendagri yang suratnya belum turun ke daerah. “Iya [perpanjangan Sulistyo], ya perpanjangan atau tidak saya kan belum tahu, sampai sekarang belum turun dari Kemendagri,” tegasnya.

PLT Walikota Jogja Sulistyo menyampaikan belum ada informasi terkait kemungkinan dirinya diminta melanjutkan kepemimpinan menjadi Penjabat Walikota Jogja. Tetapi, ia siap menjalankan tugas jika memang diberikan amanat.

“Kalau diberi amanat ya saya siap, yang penting kalau diberikan tugas berusaha mengerjakan tugas dengan baik-baiknya. Tuhan akan senang apabila melihat seseorang melaksanakan pekerjaan dengan sebaik-baiknya to? [Sampai kemarin] Belum ada [info pelantikan penjabat], paling enak kalau kalau tiba-tiba njedul [mendadak], siapa yang menjabat,” ungkapnya.

Penjabat Sekda DIY Rani Sjamsinarsi saat dimintai konfirmasi melalui sambungan telepon mengatakan, hingga Senin (19/12) petang surat dari Kemendagri terkait penunjukan Penjabat Walikota Jogja belum turun ke daerah. Pihaknya terus memantau perkembangan surat tersebut, informasinya memang sudah ditandatangani Mendagri. Namun belum memungkinkan ditransfer ke daerah pada Senin (19/12) petang. Oleh karena itu ia menyampaikan, pelantikan Penjabat akan dilakukan pada Rabu (21/12).

“Kami memantau, kalau pergeserannya, [surat] sudah ditandatangani, tetapi tampaknya belum bisa sampai ke daerah. Jadi kalau pelantikan besok tidak memungkinkan, ya nanti tanggal 21,” terangnya.

lowongan kerja
lowongan kerja PT. BPR DANAMAS PRATAMA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply


1

Kolom

GAGASAN
Melawan Hoax Marketing

Gagasan Solopos, Jumat (3/2/2017), Ginanjar Rahmawan, dosen Bisnis dan Kewirausahaan STIE Surakarta yang juga mahasiswa S3 Community Development for SME’s UNS Solo. Beralamat email di rahmawan@stiesurakarta.ac.id. Solopos.com, SOLO — Minggu lalu, 8 Januari 2017, masyarakat anti hoax mendeklarasikan gerakan melawan…